Sabtu, 31 Desember 2022

NGENTOT DENGAN WANITA YANG SUDAH MENOPAUSE

 



 


                                 Sudah tak terhitung berapa kali aku dan Bu Suti melakukan hubungan layaknya suami istri. Sudah lebih dari satu tahun, kita bercumbu dan saling memberi kepuasan. Dari Bu Suti, aku tahu bahwa suaminya sudah lebih dari 2 tahun tidak bisa memberinya kepuasaan. Akibat dari suaminya yang sudah tua dan sering pulang sore dengan keadaan yang lelah setelah bekerja sebagai kuli.  LAPAK GAMING


Maka dari itu, diusianya yang sudah tua yang kini sudah 49 tahun ia masih begitu liar bersetubuh. Seringkali Bu Suti memintaku supaya setiap kali ngentot, ia ingin di atas (WOT) dulu. Aku tak pernah menolak walaupun dengan posisi itu ia sering kelelahan dan orgasme. Tapi perlahan dan tanpa paksaan aku setubuhi ia dalam posisi berbaring miring, kadang telentang, kadang tengkurap, dan kadang kalau Bu Suti masih kuat ada sisa-sisa tenaga bisa bervariasi sampai ke dogystyle.

Dan walaupun Bu Suti kelelahan ia selalu bersedia memberikan tubuhnya untuk aku nikmati sampai aku mencapai orgasme dan puas. Memang, aku kecewa karena setelah aku duduk di kelas 3 SMP hubungan ngentotku dengan Bu Suti menjadi sulit terealisasi. Sebab, sekolahku masuk pagi. Tak ayal, aku seringkali sakit kepala menahan birahi yang membuat pusing bukan kepalang.

Namun, pada suatu hari ketika aku sudah di caturwulan 3 (maklum dulu masih caturwulan bukan semester) yaitu caturwulan terakhir keluargaku mendapat jatah liburan ke Pangandaran. Aku menolak ikut dengan alasan mau ikut pelatihan untuk persiapan ujian dan banyak tugas yang mesti dipenuhi sebagai syarat kelulusan.

Akhirnya keluarga membolehkan aku tinggal di rumah. Aku pun menyarankan kepada ibuku, untuk urusan makan, biar Bu Suti yang menyiapkan untukku dan mengurusku selama keluarga berlibur. Ibuku setuju tanpa banyak bertanya ini itu. Sebab, nenekku yang biasa diandalkan jika keluarga bepergian kini ikut berlibur ke Pangandaran menggantikan jatahku.

                    Sungguh senang hatiku. Artinya aku punya kesempatan untuk ngentot lagi dengan Bu Suti. Hari jumat pukul 7 malam keluargaku berangkat. Sambil bersantai di kursi dan nonton televisi, aku membayangkan ngentot dengan Bu Suti lagi. Teringat kembali kenangan-kenangan ngentotku yang liar bersamanya. Sungguh menjadi kenangan yang indah.

Sekitar pukul setengah 8, Bu Suti masuk ke rumahku. Dag dig dug jantungku. Bingung memulainya tapi aku pun sudah kebelet ingin segera ngentot. “dek puji sama mama sudah dibuatkan makan malam?” tanyanya. LAPAK GAMING

“belum, bu. Mama gak sempet masak soalnya sedari siang mama ribet ngurus perlengkapan dan barang yang akan dibawa berlibur untuk keluarga.” jawabku. “oh yaudah, biar ibu yang masakin buat kamu. Tadi sebelum berangkat mama ke rumah ibu memberikan uang untuk keperluan kamu selama mama berlibur.”ujarnya penuh perhatian.

“asik dimasakin Bu Suti. Bikin nasi goreng udang aja, bu. Itu di lemari es ada persediaan udang.” pintaku pada Bu Suti. “iya, boleh. Tapi tunggu bentar ya. Ibu mau ke rumah dulu ijin sama suami takut nyariin.” jawabnya sambil beranjak ke luar rumah ketika aku menganggukan kepala pertanda mengiayakan.

Sambil menunggu Bu Suti, aku bersantai kembali di kursi sambil tiduran. Aku masih bingung, bagaimana caranya memulai persetubuhan yang sudah lebih dari 9 bulan tidak aku lakukan bersama Bu Suti. Semakin berpikir, semakin sakit kepalaku. Padahal birahiku sudah tak dapat aku bendung lagi. Tanpa menunggu lama, Bu Suti telah kembali. Dalam keadaan bingung, aku hanya bengong ketika Bu Suti melintas dihadapanku menuju dapur. Antara birahi dan kebingungan memulai akhirnya aku beranikan diri beranjak dari kursi menuju dapur.

Tampak Bu Suti tengah menyiapkan bahan-bahan masakan. Akibat nafsu yang besar, tanpa banyak cakap aku peluk tubuh Bu Suti sambil mengesek-gesekan kontolku pada pantatnya yang bahenol. Sambil mencium dan menjilati lehernya, kedua telapak tanganku pun bergerilia pada kedua susunya yang kecil dan kendor. Susu 32B dengan puting sebesar kelingking itu selalu aku ingat.

“sssshhh dek, ibu udah gak bisa begituan. ibu udah menopause sssshhhhhh.” ucapnya sambil mendesah pelan tanpa menghindari tindakanku yang penuh nafsu. “emang kenapa kalau menopause?” tanyaku polos sambil terus bergerilya di tubuhnya karena memang tidak tahu dan baru mendengar kata asing tersebut.

“ibu udah gak menstruasi jadi memek ibu udah kering!” jawabnya sambil diselingi desah karena terbawa nafsu birahi. “oh itu, nanti pakai ludah aja, bu!” saranku sambil terus bergerilya. “gak bisa, ludah gampang kering. Memek ibu pasti perih kalau dimasukin kontol kamu” sergahnya masih disertai desahan pelan. LAPAK GAMING

Dengan kecewa, aku beranjak pergi dari dapur. Aku tak bisa memaksa Bu Suti untuk melakukan persetubuhan. Karena aku tidak mau menyakitinya. filmbokepjepang.sex Ketika aku hendak duduk, aku melihat ada baby oil di dalam perlengkapan mandi adikku. Rupanya ibu lupa membawanya. Dengan secepat kilat, aku ambil dan segera menuju dapur.

“bu, ada ini! Nah, kalau pakai ini pasti licin dan ibu gak akan merasa perih memeknya!” ucapku sambil menunjukan botol baby oil.

                       
Bu Suti mengangguk menandakan bahwa ia setuju dengan inginku. Maka, aku segera menghampirinya dan kembali bergerilya ditubuh Bu Suti yang sedang sibuk mengiris bahan masakan. Sampai akhirnya Bu Suti terbawa bernafsu kembali. Dengan secepat kilat ia membalikan badan dan langsung menyosor bibirku sambil tangannya meremas rambut serta kepalaku. Aku tak tinggal diam, aku balas ciumannya sampai lidah kami saling hisap, saling jilat, saling lilit dan bertukaran air liur.

Sambil berciuman dan saling remas, aku tuntun tubuh Bu Suti menuju meja makan. Aku tarik kursi, aku dudukan ia. Terlihat mata Bu Suti begitu sayu karena terbakar nafsu birahi. Aku naikan daster hijau dengan belalahan dada rendah milik Bu Suti sampai ke perutnya.

Aku Turunkan perlahan celana dalam berwarna hitam yang ia kenakan. Tampak bulu hitam memeknya. Segera aku arahkan kepalaku untuk melakukan jilatan dan hisapan pada liang memeknya sampai ke klitorisnya. Aku kenyot-kenyot itilnya. Terdengar desahan dan erangan saat lidahku dengan lincah menari-nari pada memeknya.

“emmmmhhhh aaaahhhh ahhhhhhh ouuuuhhhhhh ssssshhhh.” desahnya membuat suasana menjadi semakin mesum.
“bagaimana bu, masih enak?” tanyaku disela-sela kesibukan menjilat dan mengenyot-ngenyot memeknya.
“aaaahhhhhhh ssshhhhh iiyyaaaa deeek eeeennaaakkk baangeeett!” jawabnya sambil meracau dengan erangan nikmat.Aku terus lakukan aktivitas lidahku di memeknya. filmbokepjepang.sex Terlihat ia semakin bernafsu, wajahnya memerah, dan matanya semakin mengecil sehingga terlihat warna putih matanya saja sambil tangannya meremas-remas susunya sendiri. Maka, aku bantu ia menelanjangi dirinya sampai tak ada sehelai benangpun melekat pada tubuhnya. Setelah telanjang bulat, aku jilat dan kenyot- kenyot kedua susu kecilnya dengan penuh nafsu. Ia tampak begitu menikmati ulahku. Perlahan kepalaku mulai terbenam kembali pada memeknya.

Aku jilat, aku hisap, aku kenyot liang memeknya sampai pada itilnya. Bu Suti tampak menggelinjang-gelinjang karena geli dan nikmat. Rupanya, menopause membuat dinding memeknya menjadi semakin tebal dan memang kering memeknya. Beruntung, ludahku cukup banyak sehingga memeknya menjadi basah.

“oouuuuuhhhhhh ssshhhhhh deeekkk maaassssuuuukkkiiiiiiinnnn meeeemmmeeekkk uuddddaaaahhh gaaatttt eeeellll!” rintihnya disertai desahan penuh gairah.

                        
Aku menuruti kemauannya, aku tak mau menyiksanya dengan ulahku. Maka aku lebarkan kakinya. Tapi Bu Suti menolak. Ia meminta untuk duduk di atasku. Maka setelah membaluri kontolku dengan baby oil cukup banyak, Bu Suti mulai menurunkan pantatnya dan membimbing kontolku supaya bisa masuk ke dalam memeknya. Dengan perlahan dan hati-hati akhirnya kontolku terbenam dalam di memeknya.

Bu Suti terdiam sejenak supaya kontolku bisa menyesuaikan diri dengan memeknya. Ketika kontolku sudah bisa beradaptasi, Bu Suti mulai menggoyang memutar serta menaik turunkan pantatnya. Terasa nikmat, kontolku bagai ada yang mengurut-urut. Membuat kami saling mendesah, mengerang, dan melenguh akibat nikmat yang tak terhingga.

“ooooouuuuuhhhh aaaaaahhhhh aaaahhhhh sssssshhhhh eeeeemmmmhhhh.” desahnya sambil terus menggoyang dan menaik turunkan pantatnya pada pangkuanku. artikelbokep.com Tangan kananku, aku gunakan untuk memilin puting dan meremas-remas susunya secara bergantian. Sedang tangan kiriku yang sudah aku beri baby oil aku arahkan ke liang duburnya. Bu Suti tidak menolak ketika jari tangan kiriku menjamah liang duburnya.

“eeeeeemmmmhhhh deeeekkkk ssssshhhhhh eeeennnaaaakkkk aaaaahhhhhhh.” desahnya merasakan sensasi dari kontol dan jari tengahku pada memek dan duburnya.

Sampai akhirnya, Bu Suti melenguh cukup lama. Badannya meliuk-liuk dan bergetar. Sedangkan liang memeknya berkedut-kedut pertanda bahwa ia mencapai orgasme.

“auuuuuuhhhhh oooooouuuuuwwwww ssssssshhhh keeeelllluuuaaaaarrrr!” lenguhnya cukup panjang sambil sesekali menghentak- hentakan pinggulnya.

Bu Suti menikmati sisa-sisa orgasmenya sambil melingkarkan tangannya pada pundakku. Dengan posisi demikian, bau keringat penuh birahinya menusuk hidungku. Sungguh baunya membuatku mabuk kepayang. Setelah nafas ngos-ngosan Bu Suti agak mereda, aku bimbing ia menuju tempat cucian piring.

Aku arahkan tangannya supaya bertumpu pada pinggir bak cuci. Aku kangkangkan kakinya. Dan setelah menambah baby oil pada kontolku, aku mulai masukan kontolku pada liang memeknya. Dengan perlahan aku mulai maju mundurkan kontolku pada liang memeknya yang setengah menungging.

“aaaahhhhh oooouuuuuuhhhh ssssshhhhh heeeemmmmmm.” desahnya kembali membahana. Aku menggoyang-goyangkan pinggul dan mengocok dengan memaju mundurkan kontolku dengan cepat.

Jari tengah tangan kiriku yang basah oleh baby oil mulai aku arahkan kembali menuju duburnya. Perlahan-lahan mulai aku tusukkan jari tengahku pada duburnya.

“emmmmmhhhhh sssshhhhh deeeeekkkk eeemmmhhhhh peeeerrrriiiihhhh.” erangnya yang bercampur dengan desahan

                       
Aku diamkan jari tengahku yang sudah masuk setengah di dalam liang duburnya. Dengan tangan kanan aku raih botol baby oil dan kemudian mengucurkannya pada duburnya. Perlahan, jari tengahku mulai sedikit mudah masuk lebih dalam. Tersentuh daging-daging kenyal di dalam liang duburnya. Sungguh nikmat sekali.

Bu Suti semakin mendesah serta mengerang- erang mendapat perlakuan jari tengah tangan kiriku pada liang duburnya dan kontolku yang semakin lincah pada liang memeknya karena cairan baby oil yang mengucur dari duburnya. Sampai akhirnya, aku sudah tak tahan lagi menahan geli serta gatal pada kepala kontolku. Dengan gerakan cepat aku kocok memeknya dengan kontolku.

“bbuuuuuu aku keluaaaarrr aaaahhh!” lenguhanku yang disambut lenguhan panjang Bu Suti yang mencapai orgasmenya lagi. “ooouuuuuuuuhhhh ssssshhhh aaaaahhh iibbbuuuu juugggaaaaa heeeemmmm aaaaaaahhhh eeennnaaaakkkk!” lenguhnya panjang.

Setelah usai bersetubuh, aku dan Bu Suti sama- sama masuk kamar mandi membersihkan diri. Kemudian aku beranjak menuju kursi tempatku menonton televisi. Hampir 15 menit, nasi goreng udang pesananku selesai dibuatkan oleh Bu Suti. Ketika aku hendak makan di meja makan, aku ajak Bu Suti makan bersama. Tetapi Bu Suti menolak karena sebelumnya sudah makan di rumah bersama suami dan kedua cucunya. Maka Bu Suti memilih pamit pulang. Aku mengangguk mengiyakan sambil memberikan kecupan pada bibir dan keningnya.

Tak lupa aku ucapkan banyak terima kasih atas segala pelayanannya. Bu Suti berjanji akan kembali besok pagi-pagi sekali. Namun aku katakan padanya jangan terlalu pagi sebab, besok hari sabtu sekolahku libur untuk siswa kelas 3 untuk mempersiapkan diri ikut pra ujian. putri77.net Setelah mendapat informasi demikian ia pun mengerti dan mohon diri. Ketika berjalan ke luar dapur untuk pulang, aku lihat Bu Suti berjalan agak gemetar. Mungkin ia lemas setelah dua kali mendapat orgasme.

Besoknya, aku bangun agak siang. Sekitar pukul 8 pagi. Aku segera membuka kunci rumah kemudian beranjak mandi. Selesai mandi, ketika aku ke luar kamar mandi tampak Bu Suti tengah membuatkanku sarapan. Dengan perasaan riang, aku sibak rambut sepunggung Bu Suti kemudian aku ciumi tengkuk dan pundaknya. Bu Suti tersenyum ketika membalikan badannya. Aku sosor bibirnya dan kami pun berciuman dengan saling rangkul dan peluk.

“emhhhh sudah pakai baju dulu. Sarapan dulu.” ujarnya sambil tersenyum penuh perhatian.
“yah ibu, aku pengen nih bu!” jawabku sambil meremas-remas susu kecil yang sudah kendor miliknya.
“yaudah deh, mumpung lagi sepi. Jangan lupa baby oilnya.” ujarnya.

Dengan masih berbalut handuk aku mengambil baby oil dan menunjukan padanya. Bu Suti tersenyum penuh arti. Maka aku tuntun tangannya meninggalkan dapur menuju kamar tidurku. Di dalam kamar, aku mulai serang bibirnya. Kami pun berciuman dengan liar. Em nikmatnya. Tanganku mulai membuka kancing daster warna putih yang di kenakan Bu Suti. Sampai akhirnya daster putih itu kandas dari tubuhnya sehingga terlihat kutang cream dan celana dalam berwarna merah yang dikenakannya.

” wow, ibu seksi sekali!” bisikku memujinya.

                   
Ia tersenyum membalas ucapanku. Kami kembali berciuman dengan penuh birahi. Lidah kami kembali saling lilit, saling jilat, saling hisap dan saling menukar air liur. emm sungguh nikmat rasanya. Aku buka kutang creamnya dan mulai meremas serta memilin puting susunya yang sebesar kelingking.

Sedangkan tanganku yang lain meremas-remas pantat bahenolnya dengan gemas. Bu Suti melepaskan ciumannya dan mendesah-desah seperti orang makan sambal. Sungguh menggairahkan sekali. Sehingga, mulutku yang menganggur aku gunakan untuk menjilat susu dan mengenyot puting susunya yang menggairahkan. Tanganku mulai aku mainkan menggosok memeknya yang masih dibalut celana dalam merahnya.

“aaaaahhhh ssssshhhhh heeeemmmmm.” desahnya membuat suasana semakin panas.Aku buka handukku sedangkan ia membuka celana dalam merahnya sehingga kami sama- sama bugil. Aku rebahkan badanku di kasur. Aku bimbing Bu Suti untuk melakukan 69. Awalnya ia tidak mengerti namun setelah aku jelaskan ia pun paham dan mulai naik di atasku dengan memeknya yang sudah berada tepat di wajahku. Dengan rakus aku lahap memeknya, aku sedot- sedot itilnya. Bu Suti pun tak hanya mengocok kontolku dengan tangannya tapi ia mulai mengulum kontolku pada mulutnya.

Sungguh sensasi 69 yang aku lihat di film bokef emang mantap. Nikmat rasanya. Aku semakin liar melakukan kenyotan, jilatan serta hisapan pada seluruh permukaan memek, liang memek, dan itilnya. Begitupun Bu Suti yang mengulum lebih bervariasi dengan menjilat dan mengenyot kepala dan batang kontolku.

Kontolku ia jilat dan hisap dari kepala sampai ke biji pelerku. Rasanya sungguh luar biasa, walaupun ketika kepala Bu Suti naik turun saat mengulum kontolku masih sering kena gigi yang mengakibatkan rasa ngilu pada kontolku. Memang, selama berhubungan dengan Bu Suti bisa di hitung berapa kali ia mengoral kontolku. Sebab, kerapkali Bu Suti gatel memeknya dan memintaku segera memasukan kontol pada memeknya.

“emmmmhhhh sssshhhhh aaaaahhhh maaaassssuuukkkiiiiinnn deeeeekkk!” pintanya sambil mendesah yang terdegar begitu sensual.

Aku pun meminta supaya aku di atasnya. Ia pun setuju dan mulai berbaring telentang membuka kakinya lebar-lebar supaya aku lebih leluasa memasukan kontolku. Setelah memberi pelumas (baby oil) yang cukup banyak pada kontolku dengan perlahan aku masukan kontolku pada liang memeknya.

Secara perlahan kontolku mulai masuk melewati gerbang memeknya, perlahan lebih dalam dan lebih dalam lagi. Aku memaju mundurkan kontolku denga perlahan. filmbokepjepang.sex plok plok plok, suara yang khas itu menggema di ruang kamarku. Aku remas-remas susu kecil nan kendor itu secara bergantian. Aku pun memilin dengan gemas puting sebesar kelingking yang bergelayutan.

Bu Suti yang sudah sangat birahi kemudian menarik kepalaku dan mencium bibirku. kami pun saling pagut, saling jilat, saling hisap, saling kenyot. Liur kami saling bertukar. Mulutnya sesekali menganga saat sedang berciuman untuk mengeluarkan desah atau erangan.

Semakin lama, kocokan kontolku semakin kencang dan cepat. Sampai akhirnya badan Bu Suti melengkung-lengkung. Erangan dan desahannya semakin menggema dan panjang. Badannya bergetar dengan wajah memerah. Memeknya berkedut-kedut.

“aaaaaaahhhhhh ssssshhhhhhhhhh.” lenguhnya ketika mendapat orgasme.

                   
Aku hentikan gerakanku. Aku sedot kuat-kuat susunya yang kendor sambil lidahku menjepit kuat-kuat puting susunya di mulutku. Bu Suti mencengkram kepalaku begitu kuat dengan kedua tangannya merasakan orgasmenya yang dahsyat. Ketika orgamsenya mereda, aku pinta Bu Suti untuk posisi dogystyle.

Ia menuruti kemauanku sambil mengambil posisi nungging di atas kasurku. Aku mulai mengucurkan baby oil pada duburnya. Dengan perlahan dan hati-hati aku mulai tusuk liang duburnya dengan jari tengahku. Bu Suti mengerang mungkin terasa pedas di liang duburnya. Namun ia tidak berontak dan mencegah perbuatanku.

Sampai akhirnya jari tengahku amblas semuanya di liang duburnya. Perlahan aku kembali mengucurkan baby oil pada duburnya. Setelah baby oil itu cukup banyak, aku mulai masukan jari telunjukku berbarengan dengan jari tengahku. Bu Suti kembali mengerang. Dengan perlahan aku kocok pelan supaya tidak terlalu terasa pedih. Bu Suti mengerang dan mendesah ketika kedua jariku mengocok-ngocok liang duburnya. Liang duburnya kini telah menyesuaikan diri dengan kedua jariku.

Aku lumasi kontolku dengan baby oil cukup banyak dan mulai mengarahkannya pada liang duburnya. Tampak Bu Suti kaget ketika kepala kontolku telah masuk secara perlahan pada liang duburnya. Namun, dengan gerakanku yang perlahan ia mulai lebih santai. Sedikit demi sedikit kontolku semakin dalam memasuki liang duburnya. Kontolku merasakan sensasi luar biasa nikmat. Kontolku tercengkram kuat otot duburnya.

Aku mulai melenguh merasakan kenikmatan yang baru. Rasanya nikmat sekali walau memang agak sakit sedikit sebab, kontolku seperti terjepit di dalam duburnya. Perlahan-lahan liang duburnya telah beradaptasi dan mulai menerima kehadiran kontolku. Maka dengan menambahkan lagi baby oil membuat aku menjadi lebih leluasa memaju mundurkan kontolku.

Memang fantasy untuk ngentot dubur muncul ketika aku dan kawan-kawan sekolahku menonton bokef yang memasukan kontol secara bergantian pada memek dan dubur. Akibat tontonan itu, muncul keinginan untuk mencobanya. Sampai akhirnya dapat terealisasikan. Dan memang luar biasa sensasinya. Kini kocokan dalam duburnya aku naikan temponya dengan lebih cepat. Desah dan erangan Bu Suti sambil menahan perih terdengar menggema di seluruh ruangan kamarku.

“aaaaahhhhhh sssshhhhhh aaaauuuuuuwwwww sssshhhhhh.” desah dan erangan Bu Suti merasakan sensasi baru yang aku berikan.

Cukup lama aku mengentot duburnya, Bu Suti tiba-tiba mengejang-ngejang sambil melenguh panjang. Aku baru tahu kalau dengan cara mengentot liang dubur pun ternyata dapat membuat orgasme. Duburnya ikut berkedut-kedut dan mencengkram kuat-kuat kontolku. Sehingga aku pun merasakan sensasi gatal dan geli menggelitik kontolku. Hingga aku kembali mempercepat gerakanku untuk memburu orgasme.

“ooooouuuuuwwwwwhhhh aaaaaaaaaahhhhh sssshhhhhhhhhh.” lenguhan Bu Suti yang dilanda orgasme. “aaaaaaaahhhhhhh ooooouuuuhhhhh!” lenguhanku sambil memuncratkan sperma sebanyak-banyaknya dalam dubur Bu Suti.

Usai sperma terkuras habis, aku cabut perlahan kontolku ke luar dari duburnya. Terlihat cairan spermaku mengalir dari liang duburnya begitu banyaknya. Aku merasakan badanku cukup lemas sehingga aku baringkan tubuhku di samping Bu Suti. Kemudian ia berbalik badan mengarahku. Seperti yang pernah ia lakukan dahulu, ia menciumi pipi dan wajahku.

                     
Aku tersenyum dan balas mengecup bibirnya sambil merasakan pegal dan agak ngilu di kontolku akibat ngentot duburnya. Tiba-tiba, telephone rumahku berdering. putri77.net Aku segera bangkit untuk mengangkat telephone. Rupanya temanku Dendy yang telphone. Ia menelphone sebab, aku tidak masuk sekolah. Sungguh perhatian sekali kawan dekatku ini.

Ketika asik berbincang di telphone dengan kawanku, Bu Suti kemudian ke luar dari kamar. Ketika melintas di belakangku, ia berbisik, “pinjam handuknya ya dek, ibu mau mandi dulu. Ini sprei kasurnya basah biar ibu cuciin sekalian.

” Aku menggangguk mengiyakan. Bu Suti kemudian berlalu meninggalkanku yang masih asik berbincang dengan kawanku. Setelah menutup telphone, aku segera ke kamar mandi. Pintunya tidak di kunci oleh Bu Suti. Segera aku buka dan masuk. Bu Suti sedang menyabuni tubuhnya. Seksi sekali.

“bu, nanti kawanku Dendy akan menginap di sini.” ujarku memberitahukan pada Bu Suti. “oh iya, gampang nanti ibu masakin buat kalian berdua.” jawabnya santai sambil menggosok- gosok badannya. “kayaknya enak bu jika begituan bertiga.” kataku sambil nyengir.

“ah kamu, aneh-aneh aja. Begituan sama kamu aja ibu udah kewalahan apalagi ditambah satu lagi.” jawabnya sambil ikut-ikutan nyengir. “ya kita coba aja ya bu. Kalau gak malam ini, mungkin besok pagi!” pintaku dengan sungguh- sungguh.

“gimana nanti ajak dek. Jika ibu udah gak lemes.” jawabnya sambil geleng-geleng kepala.

Senangnya hatiku walaupun belum mendapat kepastian dari Bu Suti. Setelah mencuci tangan dan kelamin, aku segera ke luar kamar mandi untuk sarapan. Perut lumayan keroncongan setelah melakukan kegiatan mengentot yang banyak makan energi.

             

Jumat, 30 Desember 2022

NGENTOT DENGAN KAK CYNTIA SANG GADIS YANG MENGGODA

 






                         Ngentot Dengan Kak Cyntia Sang Gadis Yang Menggoda. Jangan kemana-mana sebelum anda membaca cerita ini biar anda bisa melakukan coli. LAPAK303 SLOT

Masih terlalu hangat untuk diingat kembali kenangan manis ini. Selalu terbayang meski di tengah kegelapan malam. Semakin dingin kurasakan semakin menghentak sanubari ini. Begitu indah untuk dilupakan.

Hari belum begitu siang malah baru menanjak. Langit kota Jakarta sangat cerah sekali. Awan putih membela sepanjang cakrawala. Waktu menunjukkan hampir pukul 10.00. Aku sudah mesti siap-siap menjemput adikku yang akan datang dari Surabaya. Maklum adik cewek jadi mesti dijemput. Biasalah di kota besar seperti Jakarta ini banyak sekali orang iseng termasuk pelaku krimimal. Huhh.. Sebel deh bila ingat semuanya itu. Polisi pun kadang nggak berkutik sama sekali.

Adikku kuliah di sebuah perguruan tinggi terkenal di daerah Jakarta Barat. Dia kost di sekitar kampusnya, Grogol. Yang ingin aku ceritakan ini bukanlah mengenai kota Jakarta atau adikku, terlebih diriku. Kalau kamu melihat saya mungkin tidak akan percaya bahwa saya menyimpan cerita-cerita yang mengasyikkan yang sebenarnya tidak boleh diceritakan.. Hihihi.

Suatu hari saya nyasar di situs ini dan saya berpikir mengapa tidak saja saya posting sebuah kisah menarik ini? Toh orang lain juga nggak akan tahu saya siapa? Itulah salah satu alasan saya dan saya harapkan bisa memberikan penghiburan bagi semuanya. Kalau bagus ya simpanlah dalam hati dan kalau kurang bagus ya lupakanlah, oke?
Saya cukup tinggi 173, 64 kg. Tidak terlalu putih dan saya selalu bangga akan hal itu. Sebab putih saya rasa bagaikan mayat atau singkong kupas kulit. Saya memang pure chinese. Badan saya langsing tetapi tidak tipis. Suka fitnes, berenang dan lari pagi. Six pack mulai kelihatan di tubuh aku. LAPAK303 SLOT  Pokoknya dari luar tidak bikin orang kecewa.

Apalagi memang banyak gadis-gadis suka padaku. Kok aku jadi malu ya melanjutkan kisah ini.

Begini. Saya ingin mengisahkan kisah pribadi saya dengan dia. Dia adalah mahasiswi di kampus adik saya kuliah. 167/55, rambut panjang, chinese dan-mohon maaf-saya rahasiakan nama dan data dirinya ya. Bukan apa-apa loh tetapi demi privacy kita semua. Dia cukup cantik dan manis atau mungkin lebih bagi orang lain. Kalau saya bilang cantik maka cantik sebab saya bisa menilai orang apa adanya.

Waktu itu saya tiba di kost adik saya setelah menjemput adik saya. Saya jarang masuk ke kost putri karena pantangan. Jujur saja saya orangnya baik dan rumahan. Pernah sekali pacaran tetapi putus karena ya apalagi jika bukan selingkuh. Bukan saya loh tetapi pacar saya. Mungkin saya kurang genit atau apalah saya nggak tahu. filmbokepjepang.net Yang pasti aku orangnya baik dan sopan. Banyak tante-tante juga suka padaku. Wah kelihatan aku menyombongkan diri ya? Enggaklah.. Aku bicara apa adanya. Aku kerja di perusahaan konsultan ternama dan layaknya executive biasanya. Rapi, celana katun dan selalu pakai dasi. Emang saya belum punya mobil tetapi saya nggak pernah merasa kecil hati.

Saya selalu percaya diri dengan diri saya kok. Tamatan Trisakti, pandai, suka bercerita dan penuh humor. Baik dan selalu baik dibilang teman-teman aku baik cewek atau cowok. Kalau pintar dan tulus wah nggak usah dibandingin deh.. hahahaha.   

                           Setelah sampai di kost, adikku berkata,

“Ko, santai aja lagi. Nggak ada siapa-siapa juga. Anak-anak pada liburan dan belum balik.”

Aku melihat sekeliling dan perhatikan satu persatu pintu kamar kost. Wah asyik juga ya kost cewek, pikirku. Di dinding pintu tertulis kata-kata lucu, unik dan ada gantungan-gantungan karikatur dan boneka. Kuperhatikan baik-baik. Ada yang tertulis: cowok dilarang masuk kecuali cowokku, Cyntia imoet = cinta monyet (tambahan coretan iseng), Maria, No 5 ini cewek macan-hati-hati bisa gigit, dan sebagainya. Aku sempat tertawa dalam hati dan berbisik, “Wah pasti cakep-cakep neh cewek di sini.. Hahaha..” Habis lucu.

Pada waktu adikku masuk ke kamarnya, kudengar seorang gadis manis keluar kamarnya. Karena aku cowok ya aku perhatikan siapa tuh yang keluar. Ternyata dari kamar yang bertulis Cyntia Imoet.

Tahu nggak? Pada waktu dia keluar aku sempat kaget dan dia juga kaget. Karena dia cuma pakai CD dan kaos ketat. Cuma memang hanya terlihat pahanya yang mulus sebab kaosnya panjang sekali. Kebayang nggak sih? Aku cowok dan bisa membayangkan tubuhnya yang indah dan benar-benar indah dan putih. Dia chinese juga. Saya pastikan dia memang cuma pakai CD tanpa celana pendek.

Pada saat dia membuka pintu dan kaget, dia berseru,

“Aduh sory Ko, kirain cuma ada.. Luci (nama samaran adikku). Sory ya..”

Buru-buru dia menutup pintu. Aku juga nggak enak hati dan malu. Tetapi tiba-tiba viktor aku berjalan kencang. Tahu nggak viktor? Vikiran kotor say..

Aku jadi nggak enak kalo lama-lama di sana. Aku perhatikan sekeliling kamar dan ternyata memang sepi. Yang ada penghuninya cuma kamar adikku dan kamar Cyntia. Lama aku bengong dan pengen pamitan buru-buru sama adikku. Habis gara-gara aku Cyntia bisa ngumpat selamanya. Kan malu.. Biasalah cewek.

Pada saat aku mau pamitan pulang, tiba-tiba pintu kamar Cyntia terbuka dan dia keluar dengan senyum sumringah dengan celana pendek dan kaos ketat tadi. Kupikir dia pasti pakai celana panjang atau tunggu aku pergi baru keluar. Ternyata tidak, dia keluar agar terlihat biasa saja dan dia pandai bermain sikap. Masih dengan celana pendek supaya pahanya yang putih dan betisnya terlihat. Aku tambah nggak enak hati waktu dia keluar terus berkata,

“Ko, sory ya.. Tadi nggak tahu ada Koko.”

Aku diam saja dan pura-pura nggak terjadi apa-apa.

“Nggak Papa lagi. Emang ada apa ya?”

Cyntia tersenyum, “Iya ya.. Nggak Papa juga kok.”

Senyumnya terus menebar. Giginya putih rata. Pada saat dia melewatiku ke kamar adikku, wangi tubuhnya begitu memikat dengan aroma yang khas parfum cewek. Aku sempat menelan ludah dan viktor mulai hidup kembali. Mohon maaf bagi yang bernama viktor.

Cyntia tidak masuk ke kamar adikku melainkan cuma berdiri di pintu kamar dan berbasa-basi dengan adikku, Luci. Kuperhatikan dari belakang pantatnya yang berisi dan pahanya yang mulus. Saat itu juga “adikku” mulai bangun dan keras sekali. Sempat kuberpikir andaikan nggak ada orang dan dia mau kuajak ML pasti akan aku puaskan dia.
Benar-benar aku nggak tahan waktu itu. Mana bisa tahan dengan wajahnya dan tubuhnya yang ranum dan oke? Saya sempat berpikir andai bisa kujilati pahanya yang mulus dan putih sampai ke pusarnya.. Wah asyik sekali..
Pada saat saya berpikir begitu, Cyntia berbalik ke aku dan berkata,

“Ko, kok bengong aja? Masuk dong ke kamar Lucia masa duduk aja di situ?”

Saya sempat terperanjat dan hanya menebar senyum.. Cyntia senyum kembali. Sejak saat itu aku bisa memastikan bahwa Cyntia benar-benar suka pada aku dan kayaknya ini cewek bisa didekatin. Pada saat saya selesai berpikir demikian, Cyntia berkata,

“Lus, tahu nggak? Semalam kita clubbing..”

Wah pada saat dengar kata clubbing aku pastikan 100 persen ini cewek bisa diajak keluar dan nggak tertutup kemungkinan diajak ML. Dan ternyata benar pikiran aku..

Dua Minggu Kemudian

Seperti yang sudah saya katakan, aku orangnya rumahan dan sopan. Namun dua minggu kemudian adikku SMS aku dan berkata,

                        “Ko, datang ke kost. Kom rusak.. Pls buruan”.

Karena adik butuh bantuan saya cepat-cepat datang tanpa berpikir panjang lagi. Aku masih takut nanti ketemuan cewek lain lagi dan kejadian dua minggu terulang. Habis biasanya di kost cewek mereka santai dan pakai seksi-seksi sekali. Bagi mereka sih biasa tetapi bagi cowok kan luar biasa.

Pas aku sampai kamar adikku ternyata sudah ada Cyntia. Kali ini dia berkaos ketat. Dia sudah seperti putus asa bantu adik saya. Begitu saya datang dia yang menyapa saya dan menebar senyum.

Aku segera duduk dan jongkok mencari kira-kira mungkin ada kabel yang putus atau apa. Cyntia ikut juga dan tanpa sengaja tangannya bersentuhan dengan tangan aku. Terasa ada getaran yang berbeda. Kulitnya begitu halus dan benar-benar membuat aku tidak bisa konsentrasi. Dia malah tersenyum saja dan seolah-olah nggak terjadi apa-apa. Saya berpikir,

“Wah nih cewek pura-pura juga ya. Nanti kalau dah aku dapat pasti kubuat dia meriuk dalam kegelisahan dan kenikmatan..”

Begitu kedapatan kabel ada yang putus, si Cyntia malah berseru,

“Koko hebat deh.. Jadi pengen punya koko seperti kamu.”

Giginya yang putih dan wajahnya yang bersih terlihat jelas. Kali ini aku memandang wajahnya sedemikian dalam dan langsung menebus bola matanya. Dia terdiam dan aku mendesah..

“Ah.. Selesai juga kerjaan aku.”

Cyntia mulai memasang aksi. Dia mulai bertingkah dan cari perhatian. Aku tahu hal itu. Setelah acara siang itu selesai aku pamitan. Pada saat aku turun sendirian ternyata diam-diam Cyntia mengikutiku. Pas di lantai 2 begitu tidak ada orang, Cyntia mempercepat langkahnya dan berkata,

“Ko sory ya tadi aku mengoda koko.” Pada saat itu nafasnya mendesah dekat dengan aku. Khas wanginya.
“Kapan-kapan Koko main ke sini ya biar nggak ada Luci.” Aku angguk kepala dan menyentuh pundaknya.
“Oke, kamu SMS Koko aja ya..”

Tiga Hari Kemudian

Ponsel aku berdering dan ternyata miscall. Aku balik SMS: sapa neh. Isengin ya.. Tar aku sumpahin bulu keteknya tambah lebat.. Hihihi.

Tak berapa lama SMS balasan muncul: jahat! Ini aku Ko, Cyntia. Aku kangen Ma Koko, nggak deh bercanda (“,)
Aku balas lagi: Ko juga kangen. Ko ke kost kamu ya?

SMS: Jangan, Cyntia belom di kost. 10 menit lagi ya Ko. Cyntia di kampus.

Oke.. CU there.

Aku buru-buru ganti pakaian dan segera berangkat ke kost adikku. Saat itu entah memang sudah diatur si Cyntia atau apa memang keberuntungan. Pada saat aku sampai kost begitu sepi dan tidak ada seorangpun kecuali pembantu kost. Adikku pun nggak ada. Mungkin masih kuliah. Cyntia keluar dan sepertinya dia sudah lama di kost pura-pura baru sampai dari kuliah.

“Wah, capek banget Ko, kuliah hari ini.”
“Oya? Mau dipijitin nggak?” kataku bercanda.
“Memang Koko bisa apa? Mau dong kalau nggak keberatan.” balasnya tenang dan bercanda.
“Mana si Luci? Belum pulang ya.” basa basi aku.
“Tahutuh kayaknya belum deh.. Kan ada Cyntia.. Hehehehe.”
“Daripada ngobrol di luar mending ke kamar Cyntia yuk.. Adem ada AC dan Cyntia lagi nonton juga film horor.”

Aku ingin menolak tetapi karena naluri cowok sudah merasuk dalam diri ini aku ikut saja. Kamarnya rapi dan bersih dan wangi lagi. Entah sudah disemprot atau apa aku nggak tahu yang pasti kamar cewek idaman. Sekeliling meja belajarnya ada fotonya dan juga foto mama dan keluarganya. Ternyata Cyntia berasal dari Semarang.

“Ko mau minum apa?”
“Nggak perlu repot deh. Oya, nggak Papa kan cowok masuk kamar kamu?”
“Awas ya kalau macam-macam?”

Saya jadi nggak enak waktu dia bicara begitu. Aku segera balas,

“Ya nggak lah. Aku nggak menggigit orang kok..”

Tiba-tiba Cyntia berseru dan tertawa genit, “Tadi Cyntia bercanda deh.. Habis lihat tingkah laku Koko kok polos amat.”

Aku tersenyum dan berkata, “Ayo dong puterin filmnya.”

“Cyntia kunci pintu kamar dulu ya kan nggak enak nanti tiba-tiba orang masuk dan kirain kita lagi apaan.. Hahahaha.”
“Terserah kamu sih.”

Tahu nggak, sejak film di putar ternyata saya dan Cyntia sudah bukan nonton film lagi. Melainkan main film. Pada saat pintu dikunci dan gorydn ditutup memang belum terjadi apa-apa. Pada saat 20 menit setelah film mulai, Cintya mulai dekat-dekat ke aku dengan alasan takut. Aku memeluk dan membelai dia.

Dapat kurasakan tubuhnya yang montok dengan dada yang berisi aku memeluk dia. Kupeluk terus dan dia semakin dekat ke aku. Apalagi udara dingin hembusan AC sangat terasa sekali menusuk kulit.

                                Kudongakkan kepalanya dan dia tersenyum terangsang karena mukanya sudah berbeda. Kukecup keningnya perlahan dan cukup lama dengan penuh perasaan sayang. filmbokepjepang.net Jari tangan kiri telunjuk aku eluskan dari matanya perlahan-lahan sekali ke hidung terus ke bibirnya dan kurasakan dia diam dan menutup mata. Kudekatkan bibirku ke bibirnya dan dia diam juga.

Kubisikkan kata-kata mesra,

“Cyn, kamu cakep sekali.” ke telinganya dan kujilati sedikit dan dia merapatkan tubuhkan ke aku semakin erat.

Kubisikkan sekali lagi dan kujilati perlahan, LAPAK303 SLOT

“Cyn.. Aku suka sama kamu.”

Cyntia mendesah..

”Ohh.. Auhh.. Cyntia juga Ko..”

Sudah kulihat dia terangsang berat saat kubisikkan kata-kata tadi dan kujilati telinganya. Aku membuka kaosnya perlahan-lahan dan dia diam saja. Aku sempat berpikir “Wah ini anak kok diam baget?”

Kulihat dadanya begitu kenyal dan berisi. Begitu bagus dan putih sekali tanpa ada bercak sedikitpun. Sempurna sebagai tubuh wanita yang menginjak dewasa.

Branya yang ungu begitu bagus terbalut di dadanya. Kubuka kancingnya perlahan-lahan lalu kumainkan dengan jari-jari ku di puting susunya yang ranum. Aduh penis ku begitu keras seolah-olah akan meledak. Putingnya coklat indah sekali. Begitu keras juga.

Cyntia membenamkan kepalanya di samping kepalaku. Waktu itu posisi kami memang senderan di tembok di atas springbed. Film sialan horor terus menjerit-jerit karena pemainnya sedang diburu monster aneh. Jeritan itu terus menerus menghantui nafsu ku seolah-olah aku ingin membuat Cyntia menjerit.

Aku terus memainkan puting susunya dan tubuhnya bergetar kejang keras. Dia menjambak rambutku yang pendek dan mendesah..”Auhh..”

Nafsuku berpacu kencang. Aku mencium dadanya sebentar lalu kembali ke bibirnya. Kumainkan lidahku di bibirnya dan dia berbisik,

“Aduh geelii..”

Aku lanjutkan ke dadanya dan kali ini ke buah dadanya yang ranum. Kujilati puting susunya perlahan sambil putus-putus dan dia begitu terangsang lalu meraih celana aku dan membuka celana aku.

Aku tahan..”Tunggu say, permainan baru dimulai..”

Tangannya terdiam dan kubaringkan dia tanpa sehelai baju pun. Dia terdiam sambil menggigit kedua jari tangannya. Mungkin dia malu tetapi malu karena rangsangan. Aku merosot celana panjangnya dan dia terdiam.
Kupandangi tubuhnya yang telentang di spingbed sungguh luar biasa. Begitu indah dan bagus sekali.
Pikiran ku terus bergolak,

“Andai aku bisa setubuhi dia sungguh dahsyat. Tubuhnya pasti siap menerima aku dan kepunyaanku yang besar.”

Kupandangi begitu lama dan dia seolah-olah kedinginan karena butuh kehangatan. Memang kamarnya dingin karena hawa AC. Kulihat dia memakai CD saja dan aku buru-buru melepaskan baju ku dan celana panjangku. Biar adil aku memakai CD juga.

Kembali kurebahkan tubuhku ke tubuhnya dan kutiduri. Aku mencium mulutnya bertubi-tubi dan dia diam saja tanpa aksi. Sepertinya dia benar-benar polos. Sementara itu salah satu tanganku terus memainkan puting susunya. Kujilati telinganya untuk kesekian kali dan kuberbisik,

“Cyn, aku sayang sama kamu. Aku puasin kamu ya.”

Dia tetap mengigit kedua jari tangannya dan mengangguk kecil..

Aku mendengus puting susunya dan terus menjilatinya. Gigiku ku dekati putingnya aku gigit tapi tidak keras-keras sementara ujung lidahku mengitari putingnya dari dalam. Kulihat kakinya gemetaran dan merapat. Aku terus mencium dan menjilati puting susunya dan turun perlahan-lahan ke pusar lalu berhenti dan kembali lagi dari atas. Tiba-tiba aku merasa pingin sekali menjilati pahanya yang putih dan berisi. Kali ini sedikit aku gigit lepas dan dia berpindah posisi menyamping karena kenikmatan. Aku nggak enak juga dan kembali merebahkan atau merentangkan tubuhnya seperti semula.

Aku merosot CDnya dan dia menahan aku.

“Jangan Ko, aku belum pernah sejauh itu.”

Aku urungkan dan aku kembali mencium bibirnya dan berpacu berdua sedemikian cepat. Kali ini kulirik CD nya dan kudapatkan basah.. Aku pura-pura nggak tahu dan terus berpacu di dadanya dan tubuh atasnya. Kulorotkan CD nya perlahan-lahan tanpa dia sadari karena kenikmatan yang ada. Aku juga perlahan-lahan merosotkan CD aku dan ternyata kali ini kami benar-benar bugil. Biar dia tidak terasa, aku berpikir cerdik. Segera kuraih selimut dan kututupi tubuh kami berdua. Sempat ku menyentuh bibir kemaluannya yang sedikit ada bulu-bulu halus. Dia memang baru berumur 20.

Tanpa aba-aba lagi, tiba-tiba aku langsung menghujamkan penis aku yang super tegang ke vaginanya. Dirinya menjerit tertahan dan penuh kenikmatan juga. Kaget mungkin merasakan benda keras dan panjang masuk ke tempat paling pribadinya.

“Auh.. Oh.. Ko.. Ke.. Napa? Owh.. Ahh.. Saa.. Kkitt..”

                          Aku cabut karena nggak tega mendegar jeritannya. Tubuhnya bergetar dan kurasakan sekali. Aku pun menurunkan kepala aku dan kujilati vaginanya terutama klitorisnya. Baunya khas dan aku suka sekali. Entah kenapa aku selalu suka mencium V wanita. Kumainkan lidahku dan kulihat dia mendesah kuat dan kakinya bergetar sekali. Dia meraih kepalaku dengan tangannya artinya dia tidak mau lagi dioral melainkan ingin merasakan penisku.

Aku berdiri dan perlahan-lahan aku masukkan lagi. Bless.. Begitu mulus karena cairan kenikmatan dia membasahi seluruh kemaluannya. Maju mundur dan tanpa ampun lagi aku terus mengocok penisku di liang vaginanya. Dia menjerit tetapi tangannya meremas badanku dan berusaha menjambak rambut ku sedemikian rupa. Aku setengah berbaring dengan kedua tangan tertahan di sisinya.

Dapat kurasakan dia sedikit marah tetapi marah yang penuh kenikmatan. Aku terus memaju mundurkan penisku berulang-ulang dan dia merebah badannya sendiri di kasur. Kali ini selimut aku buang dan aku berlutut di atas badannya. Dia memenjamkan mata pekat dan tidak berani menatap aku. Aku naikkan kedua pahanya ke atas dan kuhujamkan berulang-ulang dengan cepat..

Mukanya lirih tetapi merah dan sebentar-bentar dia merintih. Aku pompa terus penuh nafsu dan dia merintih.

“Saa.. Kkitt.. Auhh.. Ohh.”
“Ohh..”

Tiba-tiba aku merasakan sesuatu akan muncrat dan kupercepat goyangku dan dia terus merintih.. Pada saat hampir aku ejakulasi aku merebah ke tubuhnya dan kupeluk sangat erat sampai hampir saja dia tidak bisa bernapas.. Akhirnya pun aku ejakulasi. Dia merapat sangat erat dan melingkari aku dengan kedua pahanya secara rileks.. Aku percepat sampai akhirnya..

“Ahh.. Ohh.. Cynt.. Ohh.. Ahh.”

Begitu banyak sperma yang keluar di vaginanya dan kurasakan aku kenikmatan sekali.. Begitu luar biasa. Penis aku yang cukup besar mungkin sakit bagi Cyntia yang baru pertama kali. Lucunya penis aku belum loyo meski sudah ejakulasi. Masih terdiam keras beberapa saat sampai akhinya loyo dan aku cabut.

Kudekap Cyntia ku penuh sayang dan dia tersenyum manis.. Kami berdua telanjang cukup lama dan saling pelukan. Kubisikkan kata sayang,

“Cyntia, aku sayang sama kamu dan aku ingin mencintaimu..”

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...