Senin, 31 Juli 2023

JANDA PENGEN NGEWEK SAMA OM OM TAJIR

                                              



                                Aku telah menjanda 2 tahun lamanya dampak telah tdk ada ketepatan da nada konflik yg tdk terberakhirkan oleh mantan suamiku, aku dulu sangat saying dengan suamiku tapi selang 1 tahun perilaku suamiku memperlihatkan watak aslinya, ia sukamaen tangan kalau sedang marah. TOGEL HONGKONG 2023


Perkenalkan nama saya Santi saat menjada aku berumur 26 tahun aku mempunyai 1 orang anak dari mantan suamiku. Keseharianku aku rutin memakai jilbab yg penting sopan yg menutupi setengah dari dadaku. Suamiku tdk sempat memberiku nafkah, sebab dirinya seorang pengangguran. Dengan cara umum, ia bukan laki-laki yg bertanggung jawab.

Pada akhirnya, ia pun menceraikanku, seusai berselingkuh dengan wanita lain. Pada saat itu aku sedang mengandung anak hasil perkawinanku denganya. Kekalutan yg kualami dampak perceraian itu membikinku mengalami depresi selagi berbagai bulan, hingga akhirnya aku menyadari bahwa aku wajib bangkit. Cerita Dewasa Terakhir | Perlahan-lahan akupun mulai bangkit, dan melupakan perceraian tragis yg menimpa diriku. Aku ingat, bahwa aku wajib menghidupi anaku.

Akupun pun bekerja pada sebuah biro konsultasi psikologi, mengingat aku merupakan sarjana psikologi. Bisa dikatakan, penghasilanku hanya pas-pasan untuk menghidupi diriku dan anaku. Pada saat ini, anaku, yg berumur 4 tahun kutitipkan pada neneknya di kota Y. Sedangkan aku sendiri bekerja di kota S, sebuah kota di jawa tengah.

Di kota tersebut aku tinggal di kamar kost sederhana. Setiap akhir pekan aku mengunjungi anaku di rumah neneknya. Tidak sedikit pria yg mengatakan bahwa aku mempunyai wajah yg cantik dan keibuan. Dengan balutan jilbab yg rutin ku kenakan, aku menjadi Nampak anggun di mata para pria. Di samping itu, tidak ada tanda-tanda bahwa aku merupakan seorang bunda beranak satu.

Tidak sedikit yg mengagnggap aku tetap gadis. Tinggi badanku merupakan 165 cm. Ukuran payudaraku tdklah besar, hanya 32 B, bakal tetapi, pantatku bulat, padat dan membusung. Mesikipun telah beranak 1, aku mempunyai perut yg datar. Hal ini tercapai sebab ku terbukti rajin berolah raga. Tidak heran, meskipun statusku janda beranak 1, tetap tidak sedikit pria yg mengharap cinta dariku. Bakal tetapi, pada saat itu, aku belum berfikir untuk menjalin hubungan yg serius dengan seorang priapun. Faktor ini dikarenakan sebab tetap ada sisa-sisa trauma dampak perceraian yg menyakitkan tersebut. Aku mempunyai pandangan bahwa semua pria merupakan pendusta. Untuk apa aku menikah lagi kalau hanya untuk bercerai lagi. Telahlah…aku telah merasa hidup bahagia sebagai single parent. Tidak bisa kupungkiri bahwa aku merindukan pelukan pria. Pasti saja, sebab aku sempat merasakan manisnya seks, maka akupun tidak jarangkali merindukanya. Hingga saat ini, aku tetap kuat untuk menahan hasrat itu, jadi aku tdk terjerumus dalam seks bebas. Di samping dalam rangka menjaga norma dan keyakinan yg aku anut, Aku juga wajib menjaga imej ku sebagai seorang wanita berjilbab yg rutin berpakaian rapih dan sopan. Sejujurnya, aku tidak jarangkali bermasturbasi untuk mengurangi hasrat seksku tersebut. Heranya, terus tidak jarang ku bermasturbasi, keinginanku untuk disetubuhi oleh pria justru terus menggebu-gebu. Masturbasi hanya mengurangi hasratku untuk sementara, hanya pemuasan kebutuhan biologis semata, tetapi kepuasan psikologis tdklah aku bisakan. Adapun alat yg tidak jarang ku pakai untuk bermasturbasi merupakan buah mentimun. Uhhh…sungguh beruntungnya buah mentimun itu…Sementara para pria yg menghrap cinta padaku saja belum ada yg sukses menikmati jepitan celah di pangkal pahaku, tapi buah mentimun silih berganti telah menyodok berkali-kali. Terkadang diam-diam aku meperbuat masturbasi sambil melihat film porno di kkomputerku ketika di kost sendirian. Dengan status jandaku, pasti saja ada berbagai pria yg berpendapat diriku merupakan perempuan gampangan, yg butuh dibelai. Dengan demikian, ada berbagai pria yg tidak jarang meperbuat perilaku yg menjurus pada pelecehan seks, dari verbal hingga pada sentuhan fisik. Salah satunya merupakan bosku, seorang cina, yg sekaligus pemilik dari biro konsultasi tempatku bekerja. Dengan pura-pura tdk sengaja, ia terkadang meremas pantatku alias teteku. Aku sebetulnya risih dengan faktor itu, dan tdk krasan untuk bekerja di situ. Ia seakan tdk peduli bahwa aku merupakan seorang wanita berjilbab yg rutin sopan dalam berpakaian dan berperilaku. Ia bahkan sempat menempelkan k0ntolnya di belahan pantatku ketika aku sedang membungkuk, sebab membetulkan mesin printer di kantor. Aku terkejut, sebab di sela-sela pantatku terasa ada batang keras yg menekan. Aku pun lalu segera menghindar. Aku tdk bias marah padanya,sebab aku tetap berharap untuk bias bekerja di biro miliknya tersebut. Aku hanya menampilkan ekspresi muka tdk suka, sambil pipiku memerah sebab malu. Ia hanya tersenyum mesum sambil berangkat berlalu. Ia Nampak paham sekali bahwa aku terbukti sedang butuh untuk terus bekerja di bironya. Sunguh aku sangat benci dan jijik dengan perilaku bosku tersebut. Bosku tersebut seorang pria Cina berumur 40 tahunan. Ia telah berkeluarga, dan keluarganya tinggal di luar Jawa. Namanya Om Roby. Ia mempunyai tinggi 160 cm, dengan badan yg agak gemuk perut yg buncit. Ia Nampak gempal. Pada sebuahhari, aku menerima berita dari ibuku yg tinggal di kota Y, bahwa anaku sakit keras, hingga wajib opname. Bahkan dokter menyebutkan bahwa anaku wajib dioperasi secapatnya, kalau tdk, bias fatal. Untuk anggaran operasi tersebut butuh uang setidak sedikit lima juta rupah. Orang tuaku menyebutkan bahwa mereka telah kehabisan dana untuk anggaran pengobatan anaku. Sementara, aku sendiri telah kehabisan uang sebab saat ini telah tanggal tua. Uang hanya lumayan untuk menyambung hidup kemarin hari. Aku pun bingung, wajib memperoleh uang darimana lagi. Tetap tidak sedikit hutangku pada teman-temanku, jadi aku segan untuk berhutang lagi pada mereka. Satu-satunya yg bias aku perbuat merupakan mengeluh pada Om Roby. Tapi aku merasa ngeri, sebab itu berarti memberinya peluang untuk melecehkanku dengan cara seksual. Aku pun menjadi ragu. Bakal tetapi, sebab aku telah sangat panic, akhirnya aku beranikan diri untuk

                                mengungkapkan faktor itu pada Om Roby. Dengan perasaan tdk karuan, aku memberanikan diri untuk menuju ruang Om Roby. Saat itu, aku mengenakan jilbab warna pink sepanjang lengan, dengan baju kurung yg sewarna, dan rok panjang hitam dari bahan kain yg lemas. Dengan demikian, celana dalamku agak tercetak di permukaan luar roku. Tok…tok..tok..tok…suara ketukanku di kamar kerja Om Roby “Masuk”…..aku dengar suara Om Roby berseru dari dalam ruangan Aku pun membuka pintu. Om Roby yg sedang duduk di belakang meja kerjanya menatapku dengan tatapan mesumnya, yg seolah menelanjangi tubuhku. “silahkan duduk”, katanya mempersilahkanku untuk duduk “Ada apa cah ayu?….dia bbertanya padaku dengan nada menggoda.. Sambil menunduk, akupun pun mengatakan kebutuhanku pada Om Roby sambil terbata-bata… “Mmmaaaff Om, anak saya sedang sakitt kerass… Keringat dinginku mulai mengucur…. Terus??? Om Roby bertanya dengan nada sedikit ketus.. “Mmaksud saya, saya mau pinjam uang sama bapak??”…Unntuk pengobatan anak saya” Saya telah tdk ada uang… Ketika aku mengatakan semacam itu, Om Roby hanya mengangguk-amgguk dengan tatapan melecehkan. “Vinaii, dengan berat hati saya katakana ke kamu, kalo saya tdk ada uang yg bias saya pinjamkan ke kamu…?” “Tolongkah saya Om, anak saya sakit.. berbagi saya lima juta rupiah saja…nanti bias dipotong gaji saya”…kataku menghiba..Air mataku mulai mengalir dari sudut-sudut mataku.. “Kamu tau kan, biro ini sedang ketidak lebihan modal”, kata Om Roby dengan datar dan tenang.. “jumlah klien kami terus sedikit”, “makanya pemasukan ke biro juga sedikit..” “Ya telahlah, aku bisa usahakan uang itu”…kata Om tan… Kemudian ia membuka laci mejanya dan mengeluarkan berbagai gepok uang 50ribu rupiahan. Ia pun memberbagiya padaku. Seusai dihitung, ia telah memberbagi uang padaku setidak sedikit 6juta rupiah, lebih tidak sedikit dari harapanku. Om Roby mengatakan, Uang itu boleh kalian pinjam dulu..Kamu nggak usah mikirin ntar gimana ngembalikanya…Udah,cepet, kalian bawa pulang..kamu tunggu anak kalian sampe operasinya berakhir…kamu boleh libur… Dengan perasaan bahagia dan rasa terima kasih yg tdk terkira, aku pun berpamitan dengan Om Roby dengan menyalami tanganya.. Aku pun bersyukur, operasi anaku berlangsung dengan lancer. Seusai itu, aku kembali bekerja di kantor Om Roby. Semenjak itu, Om Roby terus menjadi-jadi dalam melecehkanku dengan cara seksual. Sebab hutang budiku padanya,aku pun tidak bias berbuat apapun tidak hanya pasrah dengan perlakuan Om Roby. Setiap kali berpapasan denganku, ia tidak bakal membiarkan pantatku lolos dari jamahanya. Tidak jarangkali, ia mengejutkanu dari belakang dengan tutorial meremas pantatku. Aku hanya bias menjerit kecil. Terus lama iapun terus berani untuk menjamah tubuhku yg lain. Payudaraku dan pangkal pahaku sempat diremasnya. Yg aku heran,dia tetap paling suka meremas pantatku, mesikipun ia sesungguhnya bisa dengan leluasa untuk menjamahi payudara dan pangkal pahaku. Ketika aku sedang berdiri di dekatnya, ia mengakaku ngobrol sambil jarinya menelusuri belahan pantatnya. Dengan perasaan malu aku ingin menghindari setiap perlakuanya, tetapi ku tidak berdaya. Sungguh, aku merasa menjadi seorang perempuan terjangkauan yg bias dinikmati oleh pria cina itu demi sejumlah uang. Sungguh kontras dengan penampilanku yg rutin berjilbab sopan ini. Suatu ketika, seorang pembantu kantor bernama Om Roby memberitahuku bahwa Om Roby terbuktigilku untuk dating ke ruanganya. “Mbak, Om Roby manggil mbak ke ruangnya” “Huh…ada apa lagi nih??”…tanyaku dalam hati…Pelecehan apa lagi yg kan aku terima???? Gumamku “Mhhh….iya pak…Nanti saya ke sana… “Cepet ya mbak”…Pak Roby minta mbak dating cepet….” Kata Om Roby sambil berlalu “Iya…iya Om Tatang”…Kataku sambil tersenyum pada Om Roby.. Hari itu aku mengenakan jilbab warna krem yan menutupi dua bukit mungilku, dengan baju kurung dan rok panjang…Dengan gontai dan perasaan yg tdk tenang akupun dating ke ruang Om Roby. “tok…tok…tok” ku ketuk pintu ruang Om Roby “Masuk”…terdengar teriakan Om Roby dari dalam ruangan Aku pun masuk, dan Om Roby mempersilahkanku duduk. Dengan senyum jahat tersungging di bibrnya, ia menatapku dengan pandangan nafsu. Aku hanya menunduk dengan muka yg malu bercampur cemas. “Mhhhhh, begini Vina…., saya Cuma mau informasikan ke kamu,kalau hutang kalian ke kantor telah jatuh tempo…Kantor butuh uang itu segera. Kalian bilang mw angsur hutang kamu,tapi hingga sekarang,telah tiga bulan, kalian sama sekali belum angsur..Saya udah kasih kalian keringanan looo….” Om Roby mengatakan dengan nada serius. Jantungku berdetak keras,memompa darahku cepat sekali.. Wah,cilaka…pikirku.. Aku jelas tdk sanggup untuk membayar hutangku. Bahkan untuk mengangsur pun aku tdk mampu. Saat ini hutang itu telah ditagih.. Ohhhh…betapa malang hidupku, jeritku di hati. “Mhhhh….mmaaf Om,saya belum sanggup membayarnya…” jawabku terbata-bata… “Kebutuhan saya tidak sedikit sekali, dan uang gaji saya saja tdk cukup”…. Tak terasa, air mataku mulai meleleh. “Iya, saya tau…tapi persoalannya, kantor ini juga butuh biaya..Kan telah aku bilang, kalau biro ini lagi seret…Klien kami terus sedikit???” Suara Om Roby mulai meninggi… Air matakupun terus deras mengalir.. Tidak sadar aku mulai sesenggukan. Dengan ujung jilbabku aku usap air mataku. Om Roby tetap Nampak cuek, sambil sesekali meliriku. Sorot matanya memperlihatkan kelicikan.. “Hmmmmm….apapun kalian wajib membayar hutang kamu”…. ”Atau kami berakhirkan saja dengan cara hokum??”..Ancam Om … Aku terus panic dengan ancaman itu… “Ssaya mohon jangan pak…” “Saya pasti bakal bayar…Saya tetap punya anak pak….” Kataku tersedu-sedu… “Trus, kalian mau membayar pake apa?” “Kamu bilang nggak punya uang?” “Beri saya waktu barang satu minggu, saya bias usahakan”….jawabku putus asa… Satu minggu pun aku tdk yakin bakal memperoleh uang sejumlah itu. “Wah…wah…Aku meragukan kalian bakalan sanggup membayar”…Paling hanya menunda waktu…Gak ada gunanya”… “Saya nggak bakal kasi keringanan lagi” “Sssayaaa mohon ommmm”….aku berusah menahan tangisku supaya tidak terus keras… “Mhhhhh…baik…baik….” “Aku bias kasi kalian solusi”….”Supaya kalian bias lunasin utang kamu” Aku agak lega mendengar ucapan Om …Aku memandanginya dengan pandangan bertanya.. “Mhhhhh…boleh tau pa solusinya Om?” ungkapku “Kamu bias membayar hutangmu dengan tubuh molek kalian itu”…Kata Om Roby sambil melirik padaku dengan sorot mata birahi… Bagai disambar petir…aku terkejut mendengar ucapan Om Roby..Aku kehabisan kata kata… “Nggak,nggak mau”….jawabku sambil menangis “Kamu bias apa….??Kalo kalian ngga membayar sekarang, ya diberakhirkan lewat hokum. Aku bakal laporkan kalian ke polisi”… Ancam Om Tan…Dia sungguh lihai mempermainkan perasaanku.. Aku merasa terus putus asa.. Aku hanya bias menangis. Tangisku yg tertahan pun mulai keluar juga… Tetapi Om Roby tetap tidak peduli.. Aku hanya tertunduk sambil menangis. Air mataku telah basahi jilbabku. “Hehehe…lagian,kamu kan telah lama jadi janda..Masa sih,ga kangen sama k0ntol??? Kalian puas,hutangmu lunas…Tawaran luar biasa kan?? Goda Om tan… “Kamu tinggal ngangkang aja,biar memekmu disodok pke k0ntol-k0ntol lelaki birahi”…Dengan tubuh kaya kamu, gak susah kok kalian dapet duit tidak sedikit..heheheh”…Apalagi yg jilbaban kaya kamu, pasti tidak sedikit peminatnya.. Tanpa ku sadar, Om Roby telah berdiri di sampingku, dan tanpa basa-basi, iapun luar biasa tanganku hingga aku berdiri. Aku ingin menolak dan lari, tetapi aku sadar bahwa aku tdk lagi punya kuasa. Bahkan pada diriku sendiri. Saat ini aku telah dikuasai oleh Om Roby. Aku hanya pasrah ketika ia luar biasa tubuhku hingga berdiri. Cerita Dewasa Janda Binal Pelunas Hutang Dengan penuh birahi, Om Roby luar biasau ke dalam pelukanya. Dengan rakus Om Roby melumat mulutku dengan mulutnya. Tanganya menjamahi dua payudaraku yg tetap tertutup jilbab itu. Kurasakan perut buncit Om Roby menekan tubuhku. Mhhhh…..mphhhhhh….aku berusaha meronta,menghindari ciuman Om tan…tetapi mulutnya terus mengejar mulutku. Dengan kasar dibaliknya tubhku hingga aku membelakanginya. Lalu ditekanya tubuhku hngga perutku menempel di tepi mejanya. Tanganku berpegangan pada meja supaya menopang badanku. Saat ini aku dalam posisi agak membungkuk, dengan pantat yg membusung kea rah Om Roby. Saat ini pantatku begitu leluasa untuk dijamahinya. Dengan kasar ia meremas pantatku. Aku merasakan ada sesuatu yg menganjal di pantatku.. Ohhhh,nyatanya itu merupakan k0ntol pa Roby yg telah mengang dan mengeras. Sambil menggesek-gesekan k0ntolnya di pantatku, Om salah satu tangan Om Roby juga meremasi bongkahan pantatku yg montok dan padat itu, sedang tangan yg lain saat ini telah mencengkram salah satu payudaraku yg tetap tertutup jilbab. Jilbab itu menjadi kusut dampak remasan tangan Om Roby..Aku merasakan bahwa tangan Om Roby telah mulai menyusup masuk ke balik jilbabku yg menutup dadaku. Ia meremasi payudaraku dari balik baju kurungku. Mhhhh….ahhhh….ohhhhh….jeritan-jeritan kecil terlontar dari mulutku ketika Om Roby menyentil ujung payudaraku dengan keras, sementara k0ntol nya yg tetap berada di dalam celana itu menekan pantatku ke depan. Tangan yg satunya saat ini telah meremas-remas pangkal pahaku..mulut Om Roby dengan rakus menggigit leherku yg tetap tertutup jilbab warna krem itu, hingga Nampak basah bekas gigitan. Kepalaku yg tertutup jilbab krem itu hanya bias menggeleng-geleng, dan terkadang mengadah ke atas, setiap kali Om Roby menyodokan k0ntolnya ke pantatku.. Saat ini tangan Om Roby mulai luar biasa ritsleting baku kurungku yg ada di punggungku. Dengan termpil tanganya menurunkan baju tahap atas baju kurung itu, dan menyampirkan jilbabku ke pundak. Saat ini pundak dan punggung putihku pun terbuka. Tak lama kemudian, aku merasa bahwa pengait braku di tahap belakang telah terbuka. Dengan cara umum, tahap atas tubuhku telah setengah terbuka, dan dua payudara ku yg tidak seberapa besar itu menggelantung di atas meja. Dengan rakus Om Roby menciumi dan menjilati punggungku, hingga basah oleh liurnya. Kedua tangan Om Roby pun tidak tak henti-hentinya meremas dan memilin dua putting mungilku yg berwarna coklat muda itu. Ahhhhhhh….. TOGEL HONGKONG 2023  udahhh…lama aku menantikan saat ini…bisik Om Roby di telingaku yg tertutup jilbab itu…


                                 Mhhhh,ohhhhh….mhhhhhh…..desahku…. Mesikipun aku telah lama tdk menikmati sentuhan pria, subgguh, aku tetap tdk bias menikmati perlakuan Om Roby itu. Aku justru merasa terhina, sebab k0ntol seorang pria yg bukan suamiku saat ini sedang menggesek-gesek pantatku yg tetap tertutu rok itu. Selagi ini hanyaalah mantan suamiki yg sempat menikmati bibirku, menghisap dua putingku yg sedang mengeras, dan menyodokan k0ntolnya di celah surgaku yg basah. Saat ini, seorang pria yg bukan suamiku dengan leluasa bisa penikmati pantatku, dan tanganya dengan leluasa memilin dan meremas putting payudaraku..Ohhh,betapa malang hidupku.. Aku dengar suara ritsleting clana Om Roby.. Tidak lama kemudian Om Roby pun membalikan tubuhku hingga posisiku berhadapan denganya. Terkesanlah pemandangan yg membikinku takjub. K0ntol Om Roby yg menjulang sepanjang 17 cm. Jauh lebih besar daripada milik mantan suamiku. Dengan rakus Om Roby pun menghisap putting payudara kiriku, sementara tangan satunya memilin dan meremas payudaraku yg kanan. Terasa gigitanya pada payudaraku, yg ke,mudian disentakanya hingga aku menjerit… “ahhhhhhhhh”. Pantatku saat ini bersandar pada tepi meja, dengan posisi tangan menekan meja di belakang tubuhku. Mhhh,ahhhhh,….jeritan dan rintihan yg keluar dari mulutku terus membakar birahi Om Roby. Om Roby tidak jarangkali menyampirkan kembali ujung jilbabku yg turun hingga menutupi dadaku ke pundaku. Om Roby pun kemudian membawa rok ku ke atas..nampaklah dua kaki dan paha mulusku telanjang, dan secarik kain celana dalam di pangkalnya. Salah satu tangan Om Roby memegangi ujung rok ku supaya tidak turun, sementara tangan lain melebarkan dua pahaku, hingga pangkalnya yg tetap terutup celana dalam itu terus menganga. Kurasakan benda keras mulai menyusuri belahan kemaluanku. Salah satu tangan Om Roby menuntun benda keras itu supaya mengesek-gesek dengan belahan memekku yg tertutup clana dalam itu. Ohhhhh….walau aku berusaha mengingkarinya, tidak bisa kupungkiri bahwa sensasi gatal di memekku mulai kurasakan. Akupun mulai merasa lemas dan birahi. Aku berada dalam dilemma. Aku dipaksa untuk menikmati perlakuan Om Roby, mesikipun sesungguhnya aku enggan. Tangan Om Roby pun mulai mencari-cari ritsleting rok ku, dan segera melepasnya. Kini tahap bawahku telah sangatlah telanjang, hanya celana dalam putihku yg tetap melindungi celah kehormatanku. Sedangkan kepalaku dibiarkanya tetap berjilbab, dan payudaraku telah menggelantung indah dengan bekas gigitan dan bash air liur Om Roby. Dengan kasar Om Roby luar biasa jilbabku hingga aku terjatuh dalam keadaan bersimpuh. Dihadapanku saat ini sebatang k0ntol Om Roby yg tegang dan mengeras itu.. Sambil mengarahkan kepalaku dengan tanganya kea arah k0ntolnya, Om Roby mengatakan “Ayo…Kulum k0ntol bapak…!!!”..Dengan perasaan jijik, akupun memenuhi permintaanya. Kepalaku yg tertutup jilbab itu nmpak maju mundur…Sementara payudaraku tengah leluasa menggelantung, dan tahap bawahku telah telanjang, hanya celana dalam yg tersisa…mphhhhh…mhhhhh…lenguhku saat k0ntol Om Roby menerobos mulutku.. Om Roby menyuruhku menjilati ujung k0ntolnya hingga celah k0ntolnya. Uhhhh….aku merasa ingin muntah…Mulutku pun penuh oleh k0ntolnya. Tidak satu jengkalpun tahap k0ntolnya yg tdk berpeluang menikmati pelayanan bibir dan lidahku. Bahkan testisnyapun turut aku jilati.. Dengan perasaan muak, aku terpaksa melakukn faktor itu. Seusai puas, Om Roby memintaku berdiri.. Dengan kasar ia mencengkram pantatku yg tetap tertutup celana dalam itu, dan luar biasanya hingga posisiku membelakanginya. Ia luar biasa turun celana dalamku, hingga saat ini tidak ada lagi yg melindungi celah kehormatanku. Om Roby pun berlutut di belakangku. Saat ini ia menguakan bongkahan pantatku lebar-lebar. Kini, celah anus dan kemaluanku telah mengarah tepat di depan wajahnya…Tiba,tiba, aku merasakan sensasi hangat di permukaan anusku. Nyatanya Om Roby telah menjilati anusku. Sensasi geli kurasakan menjalar dari anus ke seluruh badan. Tubuhku terasa lemas setiap kali lidah Om Roby menyentuh permukaan anusku. Aku heran, dirinya tdk merasa jijik. Seusai ia puas, lidahnya pun berpindah ke belahan celah memekku.. Ia menguakan bibir tahap lluar memekku. Tidak lama kemudian, ia pun menjilati seluruh permukaanya. Klitorisku tidak luput dari jilatan dan gigitan lembutnya. Aku terus pasrah dengan perlakuan Om Roby. Kurasakan memekku terus basah, baik oleh air liur Om Roby maupun cairan cinta yg kluar dari dalam memekku. Ohhhhhh….mphhhhhh….ampuuunnnn….jangan diteruskannnnn….rancauku… Slurp…slurppp…terdengar sedotan Om Roby di permukaan memekku terus bernafsu. Tak lama kemudian Om Roby pun berdiri. Ia luar biasa pinggulku ke belakang, hingga pantatku dan memekku terus terkuak lebar., Tiba-tiba, aku rasakan sebatang k0ntol yag keras telah melesak masuk ke dalam liang kenikmatanku dari tahap belakang. Aku merasakan perdih pada dinding vagnaku saat batang k0ntol Om Roby bergesekan dengan dinding liang kenikmatanku, yg selagi ini terjaga dari k0ntol pria tidak hanya suamiku. Ahhhhhhhhhhhhhhhhh…..lengkinganku saat k0ntol Om Roby disodokan dengan keras…Rasanya celah memekku hamper terbelah. “Ouhhhh….Santi..memekmu enak banget…udah lama bapak ngga ngrasain memek kaya punyamu…mhhhh…ouhhhhh….akhhhhhh…..rancau Om Roby sambil menggenjot celah memeku… Cepok,cepok,cepok..suara pinggul Om Roby saat bertumbukan dengan bongkahan pantatku yg sedang membusung ke arahnya. Aku sedang dinikmati dengan posisi doggy. Aku heran, ia nampaknya terbukti begitu terobsesi dengan pantatku, hingga selagi memakaiku pun ia lebih tidak sedikit meremas pantatku daripada dua payudaraku. Ohhhh…mhhhh….oughhhhh….badanku bergoncang-goncang. Kepalaku yg berjilbab itu hanya sanggup menggeleng dan mendongak ke atas. Payudaraku bergoyang seiring hentakan k0ntol Om Roby di dalam liang kenikmatanku.. mhhhhhh…ahhhhhh…mhhhhh….rintih dan jeritku setiap kali k0ntol Om Roby melesak dalam memekku. Viiinnnn….memekmu tetap serettttt…..rancau Om…Kepalamu berjilbab bikin aku tambah ngaceng…ouhhhh…..Bapak ketagihan diservis sama memekmu…..enak bangetttt…..walopun janda tapi memekmu tetap nggigit…. Mhhhh..ouhhhhh….akhhhhhhh….jawabku dengan desah dan rintih…… Masih dalam posisi dogi, Om Roby tiba-tiba luar biasa k0ntolnya keluar dari memekku. Saat ini tubuhku yg lemas hanya bias terbaring tengkurap dirinya tasa meja. Kepalaku yg tetap berjilbab aku sandarkan di meja,sedang dua tanganku terentang berpgang pada tepian meja. Sementara itu, aku merasakan cairan dingin di anusku..aku hanya bias pasrah.. “mhhhh…..anusmu kayanya tetap pramawan nihh…Sini, biar bapak prawanin… Aku ketakutan, dan berusaha menolak. . “Udahhh,jangan nolak…kok beraninya kalian nolak permntaan bapak…” Akupun pasrah..Cairan itu merupakan cairan pelumas. Aku merasakan kepala k0ntol Om Roby mulai menempel di celah matahariku..perlahan-lahan,kepala k0ntol itu mulai menguakan lubng matahariku.. kurasakan kepala k0ntol itu terus dalam masuk ke dalam anusku. Rasanya sungguh perih, mesikipun telah dibantu oleh cairan pelumas itu. Om Roby pun mulai mempercepat genjotanya dalam anusku. Akhhhhh…..ouhhhhh….terasa panas di dinding anusku dampak gesekan k0ntol Om Roby itu. ouhhhhh….sakkkkiiiiittt…..ahhhh..akhhhhhh….jeritku….Sambil menggenjot anusku, kedua tangan Om Roby meremasi kedua payudaraku. Bahkan satu tangan Om Roby luar biasa ujung jilbabku ke belakang, hingga kepalaku terdongak keatas. Mhhh ohhh…akhhhhh….jeritku kesakitan… Om Roby nampaknya telah hamper klimaks.. Iapun segera luar biasa k0ntolnya dari anusku dan luar biasa. Semacam kesetanan ia melompat ke atas meja lalu membalikan tubuhku hingga terlentang di atas meja. Saat ini posisinya duduk berlutut dengan k0ntol yg mengarah ke wajahku…Dua pahanya mengangkangi wajahku…… Akhhhhhhhhhhhhhhh………..teriakan Om Roby yg telah klimak itu….Crott………crorttt….crottttt…..cairan putih kental yg berbau tidak sedap itu pun menyembur ke wajah dan mulutku..aku hanya memejam, supaya cairan itu tidak masuk ke dalam mataku. Sebagian telah tertelan.. Jilbabku basah oleh cairan kental berbau amis itu, begitu pula baju kurungku…Kulihat Om Roby terengah-engah seusai mencapi klimaks..Aku hanya terlentang lemas seusai satu jam ia menikmati semua celah kepuasan di tubuhku… “Memek sama anusmu terbukti luar biasa Vin…Bapak ketagihan buat make kamu..Selama setahun bapak Cuma bias ngremesin pantatmu, sambil bermimpi sebuahsaat bias njebol celah anusmu….” Kata Om Roby Aku sebetulnya merasa tersinggung dengan ucapanya. Harga diriku telah hilang sekarang.. Saat ini aku wajib siap untuk dinikmatin kapan saja oleh Om Roby. Aku tidak bias berbuat apa-apa kini.. Seusai beristirahat selam 30 menit, sambil ku menangis sesenggukan, aku pun minta ijin terhadap Om Roby untuk membersihkan diri di kamar mandi yg ada di ruangnya.. “ohhhh, tdk usah…kamu kan capek” kini saatnya kalian yg dilayani” kata Om Roby “Maksud bapak??” jawabku “Biar Om Roby saja yng bersihkan tubuh Vina…heheheh” Ouhhhh….laki-laki gila…belum puas ia menghancurkan kehormatan dan harga diriku.. kni aku wajib rela dijamah oleh satu pria lagi. Nampak Om Roby menelpon dengan HPnya, menyuruh Om Roby masuk sambil membawa ember air hangat dan lap basah. Tidak lama Om Roby pun masuk.. Ia sungguh terkejut melihatku dalam keadaan berjilbab, tetapi dengan baju kurung yg terbuka setengah, hingga payudaraku menggelantung indah, dan tahap bawah yg telah telanjang bulat… “Lhoooo,mbak Santi?????” Tanya Om Roby keheranan… Aku hanya tertunduk malu, sementara aku tahu bahwa mata Om Roby tdk lepas memandang tubuh telanjangku.. “Tenang Om tatang”, kata Om Roby pada Om tatang… “Mbak Santi barusan kerja keras, jadi dirinya kini gerah dan capek….hehehehe….” “makanya dirinya kepengen bersihin badanya” “Kan kasian,daripada dirinya bersihin badanya sendiri, kan lebih baik diladenin sama Om tatang…hehehh” “Maksud bapak? Tanya Om Roby tetap kebingungan… “Maksudnya ya tolong Om Roby ngelapin tubuhnya mbak Santi, khususnya tahap celah memek sama anusnya itu” Gimana Om Roby? “Haaaaa, bapak beneran????tanya Om Roby tdk percaya… Beneran…telah,ngga usah tidak sedikit omong…bapak mau ga????tanya Om tan… “Mauuu…mau…iya pak…mau….” Sorak Om Roby “Yaudah sana…” Om Roby menyahut “Ayoooo,sini mbak Vina…cah ayuuu….biar bapak ngelapin memekmu” seru Om Roby kegirangan… Aku hanya menunduk.. Tapi badanku telah terlalu lemah, jadi aku hanya bias pasrah saat Om Roby menggandengku menuju kamar mandi.. ia pun melucuti seluruh sisa pakaianku tergolong jilbabku, jadi aku telanjang bulat. Dengan lap basah, ia ia mulai membilas tubuhku dari ujung kepala hingga ujung kaki. Saat menggosok liang memekku, ia pun berkomentar.. ”Wahhhh,memeknya mbak Santi ni tetap sempit yah..sambil jarinya meyentil-nyentil klitorisku…beda sama memeknya lonte lokalisasi..udah pada lower” Aku hanya terdiam dsambil menahan tangisanku. Om Roby memeluku dari belakang. Satu tanganya meremasi payudaraku, sedang tangan lainya sibuk menggosok memekku. “Mbak,yg tahap dalem memek mbak belum dibersihkan, biar k0ntol bapak kelak yg nggosokin tahap dalem memeknya mbak…hahahaha”, kata Om Roby.. Om Roby berdiri di pintu kamarr mandi senyum-senyum melihat ulah Om Roby kepadaku. “K0ntol bapak udah ngaceng niyy” Wahhh…mimpi apa bapak semalem..selama ini bapak Cuma mbayangin ngentu mbak Vina…impiaan bapak jadi kenyataan.. “Om Roby, itu jilbabnya dipakein lagi” “lebih ngacengin kalo make jilbab” “Siapp bosss…” kata Om Roby Seusai berakhir membersihkan diriku, aku pun disuruhnya lagi memakai jilbab, tetapi dengan tubuh yg telanjng bulat. Saat ini telah kukenakan jilbab warna kremku yg tetap ada bercak-bercak sperma Om Roby.. “Om Roby, ini uang bwat Om tatang” Om Roby mengeluarkan uang seratus ribuan dan diberbagi pada Om Roby “Syaratnya, Om Roby wajib tutup mulut mengenai rahasia di kantor ini…na,sekarang, Om Roby boleh nikmatin mbak Santi sepuasnya… “Siap bossss” Kata Om Roby Om Roby mendorongku ke sofa di ruang Om tan…Tanpa basa-basi ia pun mengeluaran k0ntolnya yg berkapasitas 20 cm. Dengan kasar ia luar biasa jilbabku hingga kepalaku mengarah ke k0ntolnya.. “Ayo,dimut mbak” k0ntolnya bapak telah lama nggak dibasahin nih…” kata Om Roby disambut dengan tawa Om Roby.. Tanpa aku sadar, Om Roby telah dating dengan membawa sebuah handicam untuk merekam persetubuhanku dengan Om Roby.. “Hehehe, kalian terbukti tepat jadi bintang bokep” “Apalagi bokep cewek berjilbab” hehehehe Mhhhhh…oukhhhhh……kepalaku yg berjilbab itu maju mundur mnegulum k0ntol Om Roby yg keras.. Laki-laki duda berumur 50 tahun itu Nampak merem melek menikmati kulumanku. Ia duduk di sofa, sedangkan aku saat ini tersimpuh di lantai ruang itu.. Ohhh…mbak Vina…ohhhh…kuluman mbak lebih enak dari lonte pelabuhan” hhhhhh…mhhhh.. Seusai puas dengan mulutku, Om Roby menyuruhku untuk terlentang di sofa. Dengan rakus, ia pun mengulumi payudaraku, dan menggigit-ggit putingnya yg mungil kecoklatan itu… Owhhhh…mhhhh…pak tatang….sakkkittttt…. Om Roby terus liar,mengulum putingku. Satu tanganya memilin-milin payudaraku yg lain, sedang tangan satunya lagi memainkan klitorisnya…kni aku merasakan kegelian…kurasakan jari-jari Om Roby menusuk-nusuk liang memekku… Om Roby kemudian melebarkan kedua pahaku dan blessssssssssssssssss….k0ntol Om Roby pun terjepit dlam liang nikmatku…Tubuhku terguncang-guncang, sementara tangan Om Roby sibuk memilin-milin putingku…”ohhhh,mbak Vina….memekmu enak banget…..bapak belum sempat ngrasain memek kaya punya mbak Vina…… Tiba-tiba Om Roby menghentikan genjotanya, dan luar biasa k0ntolnya..Ia membalik tubuhku hingga tengkurap, lalu menyuruhku menungging.. Aku hanya pasrah mengikuti arahan Om tatang… Dalam posisi menungging, sekali lagi Om Roby menyodokan k0ntolnya dalam liang nikmatku. Dengan sodokan-sodokanya yg keras, tubuhupun terguncang-guncang. Tanganya meremasi payudaraku dan sesekali menampar paha dan pantatku hingga terasa pedih.Aku diperperbuatya semacam seekor kuda tunggangan alias sebuah boneka seks…. Aku hanya bias pasrah menerima perlakuan itu.. “Mhhhh,…memek lonte jilbaban nyatanya enak…mhhhh…ouhhhh” rancau Om Roby saat k0ntolnya terjepit dalam liang kenikmatan. Om Roby yg telah lama menduda, dan selagi ini memuaskan hasrat seks nya dengan pelacur pelabuhan, yg pasti saja tua-tua dan tdk higienis. Saat ini k0ntol Om Roby berpeluang untuk menikmati liang memek seorang wanita muda berjilbab, yg liang memeknya rutin terjaga dan terawatt. Bahkan pria kaya dan tampan pun belum pasti kuijinkan untuk bias menjepitkan k0ntolnya dalam celah memekku, kecuali melamarku, tetapi kini, seorang pembantu kantor yg tua malah berpeluang menikmati liang memek miliku dengan gratis…ohhhhh…hidupku…. Bukan hanya liang memekku, k0ntol Om Roby pun saat ini telah merasakan pula jepitan celah anusku…hari ini tdk terlalu sakit…justru anehnya, akupun mulai menikmati permainan Om Roby.. Om Roby luar biasa k0ntolnya, lalu menari k jilbabku hingga kepalaku mendekat kea rah k0ntolnya. Tangan satunya sedikit mencekik leherku,shingga mulutku terbuka, dan KHHHHHHHHHHHHHHHH….teriakan Om Roby saat orgasme….. Cretttt…creeeetttttt…creeeettttt….cairan putih hangat masuk seluruhnya ke mulutku. Bukan hanya itu, TOGEL HONGKONG 2023 Om Roby pun 


                               menyuruhku untuk menelan semua spermanya….hueekkkkkkk….rasanya muak sekali..tetapi aku terpaksa…nampak sisa-sisa sperma mengalir dari sela-sela bibirku, hingga meningkatkan noda di jilbab kremku…Sisa-sisa sperma yg ada di lantai dan sofa pun wajib kujilati pula. Semua adegan itu direkam oleh Om Roby.. Om Roby mengancam,apabila aku mengabarkan kejadian ini pada polisi, alias tdk mau menuruti kehendaknya, maka video itu bakal tersebur. .Kejadian di kantor saat itu barulah sebuah awal penderitaanku. Om Roby nyatanya menjualku pada para pria hidung belang, bukan sekedar untuk membayar hutangku, tetapi juga untuk membiayai bironya yg hampir gulung tikar itu… Dengan jilbab di kepala dan wajahku yg keibuan, tidak sedikit bos-bos yg rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk diberbagi pada Om Roby, demi memperoleh peluang menjepitkan k0ntolnya ke dalam liang memek dan anusku, dengan tetap mengenakan jilbabku… Bahkan Om Roby sempat sekedar iseng mengumpankanku pada sekelompok supir truk yg sedang mabuk, sehinga aku disetubuhi beramai-ramai di atas bak truk..Dia memasangiku kamera kecil, jadi ia bias merekamnya dari mobinya yg parkir di sebuahtempat.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

VITA DAN SEKS PERTAMANYA

 

                             Nama saya Vita. Sebenarnya itu bukan nama asli saya, tetapi nama samaran yang diberikan Arthur dalam kisahnya di Arthur: Snow, Ski & Sex. Saya ingin membagikan juga kisah saya tetapi saya menumpang saja memakai account Arthur di sumbercerita.com. Menurut orang, wajah saya cantik sekali. Mataku yang sayu sering membuat pria tergila-gila padaku. Saya sendiri tidak GR tapi saya merasa pria banyak yang ingin bersetubuh dengan saya. Saya senang saja karena pada dasarnya saya juga senang ML. SHIO TOGEL 2023

Saya dibesarkan di keluarga yang taat beragama. Dari SD hingga SMP saya disekolahkan di sebuah sekolah berlatar belakang agama. Sebenarnya dari kelas 6 SD, gairah seksual saya tinggi sekali tetapi saya selalu berhasil menekannya dengan membaca buku. Selesai SMP tahun 1989, saya melanjutkan ke SMA negeri di kawasan bulungan, Jakarta Selatan.

Di hari pertama masuk SMA, saya sudah langsung akrab dengan teman-teman baru bernama Vera, Angki dan Nia. Mereka cantik, kaya dan pintar. Dari mereka bertiga, terus terang yang bertubuh paling indah adalah si Vera. Tubuh saya cenderung biasa saja tetapi berbuah dada besar karena dulu saya gemuk, tetapi berkat diet ketat dan olah raga gila-gilaan, saya berhasil menurunkan berat badan tetapi payudaraku tetap saja besar.

Di suatu hari Sabtu, sepulang sekolah kami menginap ke rumah Vera di Pondok Indah. Rumah Vera besar sekali dan punya kolam renang. Di rumah Vera, kami ngerumpi segala macam hal sambil bermalas-malasan di sofa. Di sore hari, kami berempat ganti baju untuk berenang. Di kamar Vera, dengan cueknya Vera, Angki dan Nia telanjang didepanku untuk ganti baju. Saya awalnya agak risih tetapi saya ikut-ikutan cuek. Saya melirik tubuh ketiga teman saya yang langsing. Ku lirik selangkangan mereka dan bulu kemaluan mereka tercukur rapi bahkan Vera mencukur habis bulu kemaluannya. Tiba-tiba si Nia berteriak ke arah saya..

“Gile, jembut Vita lebat banget”

Kontan Vera dan Angki menengok kearah saya. Saya menjadi sedikit malu.

“Dicukur dong Vita, enggak malu tuh sama celana dalam?” kata Angki.
“Gue belum pernah cukur jembut” jawabku.
“Ini ada gunting dan shaver, cukur aja kalau mau” kata Vera.

Saya menerima gunting dan shaver lalu mencukur jembutku di kamar mandi Vera. Angki dan Nia tidak menunggu lebih lama, mereka langsung menceburkan diri ke kolam renang sedangkan Vera menunggui saya. Setelah mencoba memendekkan jembut, Vera masuk ke kamar mandi dan melihat hasil saya.

“Kurang pendek, Vita. Abisin aja” kata Vera.
“Nggak berani, takut lecet” jawabku.
“Sini gue bantuin” kata Vera.

Vera lalu berjongkok di hadapanku. Saya sendiri posisinya duduk di kursi toilet. Vera membuka lebar kaki saya lalu mengoleskan shaving cream ke sekitar vagina. Ada sensasi getaran menyelubungi tubuhku saat jari Vera menyentuh vaginaku. Dengan cepat Vera menyapu shaver ke jembutku dan menggunduli semua rambut-rambut didaerah kelaminku. Tak terasa dalam waktu 5 menit, Vera telah selesai dengan karyanya. Ia mengambil handuk kecil lalu dibasahi dengan air kemudian ia membersihkan sisa-sisa shaving cream dari selangkanganku.

“Bagus kan?” kata Vera.

Saya menengok ke bawah dan melihat vaginaku yang botak seperti bayi. OK juga kerjaannya. Vera lalu jongkok kembali di selangkanganku dan membersihkan sedikit selangkanganku.

“Vita, elo masih perawan ya?” kata Vera.
“Iya, kok tau?”
“Vagina elo rapat banget” kata Vera.

Sekali-kali jari Vera membuka bibir vagina saya. Nafasku mulai memburu menahan getaran dalam tubuhku. Ada apa ini? Tanya saya dalam hati. Vera melirik ke arahku lalu jarinya kembali memainkan vaginaku.

“Ooh, Vera, geli ah”

Vera nyengir nakal tapi jarinya masih mengelus-elus vaginaku. Saya benar-benar menjadi gila rasanya menahan perasaan ini. Tak terasa saya menjambak rambut Vera dan Vera menjadi semakin agresif memainkan jarinya di vaginaku. Dan sekarang ia perlahan mulai menjilat vagina saya. SHIO TOGEL 2023

“Memek kamu wangi”
“Jangan Vera” pinta saya tetapi dalam hati ingin terus dijilat.

Vera menjilat vagina saya. Bibir vagina saya dibuka dan lidahnya menyapu seluruh vagina saya. Klitorisku dihisap dengan keras sehingga nafas saya tersentak-sentak. Saya memejamkan mata menikmati lidah Vera di vaginaku. Tak berapa lama saya merasakan lidah Vera mulai naik kearah perut lalu ke dada. Hatiku berdebar-debar menantikan perbuatan Vera berikutnya.

                                  Dengan lembut tangan Vera membuka BH-ku lalu tangan kanannya mulai meremas payudara kiriku sedangkan payudara kananku dikulum oleh Vera. Inikah yang namanya seks? Tanyaku dalam hati. 18 tahun saya mencoba membayangkan kenikmatan seks dan saya sama sekali tak membayangkan bahwa pengalaman pertamaku akan dengan seorang perempuan. Tetapi nikmatnya luar biasa. Vera mengulum puting payudaraku sementara tangan kanannya sudah kembali turun ke selangkanganku dan memainkan klitorisku. Saya menggeliat-geliat menikmati sensualitas dalam diriku. Tiba-tiba dari luar si Nia memanggil..

“Woi, lama amat di dalam. Mau berenang enggak?”

Vera tersenyum lalu berdiri. Saya tersipu malu kemudian saya bergegas memakai baju berenang dan kami berdua menyusul kedua teman yang sudah berenang.

Di malam hari selesai makan malam, kita berempat nonton TV dikamar Vera. Oiya, orang tua Vera sedang keluar negeri sedangkan kakak Vera lagi keluar kota karenanya rumah Vera kosong. Setelah bosan menonton TV, kami menggosipkan orang-orang di sekolah. Pembicaraan kami ngalor-ngidul hingga Vera membuat topik baru dengan siapa kita mau bersetubuh di sekolah. Angki dan Nia sudah tidak perawan sejak SMP. Mereka berdua menceritakan pengalaman seks mereka dan Vera juga menceritakan pengalaman seksnya, saya hanya mendengarkan kisah-kisah mereka.

“Kalau gue, gue horny liat si Ari anak kelas I-6” kata Nia.
“Iya sama dong, tetapi gue liat horny liat si Marcel. Kayaknya kontolnya gede deh” kata Angky.
“Terus terang ya, gue dari dulu horny banget liat si Alex. Sering banget gue bayangin kontol dia muat enggak di vagina gue. Sorry ya Vera, gue kan tau Alex cowok elo” kata saya sambil tersenyum.
“Hahaha, nggak apa-apa lagi. Banyak kok yang horny liat dia. Si Angky dan Nia juga horny” kata Vera. Kami berempat lalu tertawa bersama-sama.

Di hari Senin setelah pulang sekolah, Vera menarik tangan saya.

“Eh Vita, beneran nih elo sering mikirin Alex?”
“Iya sih, kenapa? Nggak apa-apa kan gue ngomong gitu?” tanya saya.
“Nggak apa-apa kok. Gue orangnya nyantai aja” kata Vera.
“Pernah kepikiran enggak mau ML?” Vera kembali bertanya.
“Hah? Dengan siapa?” tanya saya terheran-heran.
“Dengan Alex. Semalam gue cerita ke Alex dan Alex mau aja ML dengan kamu”
“Ah gila loe Vera” jawab saya.
“Mau enggak?” desak Vera.
“Terus kamu sendiri gimana?” tanya saya dengan heran.
“Saya sih cuek aja. Kalo bisa bikin teman senang, kenapa enggak?” kata Vera.
“Ya boleh aja deh” kata saya dengan deg-degan.
“Mau sekarang di rumahku?” kata Vera.
“Boleh”

Saya naik mobil Vera dan kami berdua langsung meluncur ke Pondok Indah. Setiba di sana, saya mandi di kamar mandi karena panas sekali. Sambil mandi, perasaan saya antara tegang, senang, merinding. Semua bercampur aduk. Selesai mandi, saya keluar kamar mandi mengenakan BH dan celana dalam. Saya pikir tidak ada orang di kamar. Saya duduk di meja rias sambil menyisir rambutku yang panjang. Tiba-tiba saya kaget karena Vera dan Alex muncul dari balkon kamar Vera. Rupanya mereka berdua sedang menunggu saya sambil mengobrol di balkon.

“Halo Vita” kata Alex sambil tersenyum.  SHIO TOGEL 2023

Saya membalas tersenyum lalu berdiri. Alex memperhatikan tubuhku yang hanya ditutupi BH dan celana dalam. Tubuh Alex sendiri tinggi dan tegap. Alex masih campuran Belanda Menado sehingga terlihat sangat tampan.

“Hayo, langsung aja. Jangan grogi” kata Vera bagaikan germo.

Alex lalu menghampiriku kemudian ia mencium bibirku. Inilah pertama kali saya dicium di bibir. Perasaan hangat dan getaran menyelimuti seluruh tubuhku. Saya membalas ciuman Alex dan kita berciuman saling berangkulan. Saya melirik ke Vera dan saya melihat Vera sedang mengganti baju seragamnya ke daster. Alex mulai meremas-remas payudaraku yang berukuran 34C.

Saya membuka BH-ku sehingga Alex dengan mudah dapat meremas seluruh payudara. Tangan kirinya diselipkan kedalam celana dalamku lalu vaginaku yang tidak ditutupi sehelai rambut mulai ia usap dengan perlahan. Saya menggelinjang merasakan jari jemari Alex di selangkanganku. Alex lalu mengangkat tubuhku dan dibaringkan ke tempat tidur.

Alex membuka baju seragam SMA-nya sampai ia telanjang bulat di hadapanku. Mulut saya terbuka lebar melihat kontol Alex yang besar. Selama ini saya membayangkan kontol Alex dan sekarang saya melihat dengan mata kapala sendiri kontol Alex yang berdiri tegak di depan mukaku. Alex menyodorkan kontolnya ke muka saya. Saya langsung menyambutnya dan mulai mengulum kontolnya. Rasanya tidak mungkin muat seluruh kontolnya dalam mulutku tetapi saya mencoba sebisaku menghisap seluruh batang kontol itu.

Saya merasakan tangan Alex kembali memainkan vaginaku. Gairah saya mulai memuncak dan hisapanku semakin kencang. Saya melirik Alex dan kulihat ia memejamkan matanya menikmati kontolnya dihisap. Saya melirik ke Vera dan Vera ternyata tidak mengenakan baju sama sekali dan ia sudah duduk di tempat tidur. Alex lalu membalikkan tubuhku sehingga saya dalam posisi menungging.

Saya agak bingung karena melihat Vera bersimpuh dibelakang saya. Ah ternyata Vera kembali menjilat vagina saya. Nafas saya memburu dengan keras menikmati jilatan Vera di kemaluan saya. Di sebelah kanan saya ada sebuah kaca besar dipaku ke dinding. Saya melirik ke arah kaca itu dan saya melihat si Alex yang sedang menyetubuhi Vera dalam posisi doggy style sedangkan Vera sendiri dalam keadaan disetubuhi sedang menikmati vaginaku.

Wah ini pertama kali saya melihat ini. Saya melihat wajah Alex yang ganteng sedang sibuk ngentot dengan Vera. Gairah wajah Alex membuat saya semakin horny. Sekali-kali lidah Vera menjilat anus saya dan kepalanya terbentur-bentur ke pantat saya karena tekanan dari tubuh Alex ke tubuh Vera. Tidak berapa lama, Alex menjerit dengan keras sedangkan Vera tubuhnya mengejang. Saya melihat kontol Alex dikeluarkan dari vagina Vera. Air maninya tumpah ke pinggir tempat tidur.

Alex terlihat terengah-engah tetapi matanya langsung tertuju ke vagina saya. Bagaikan sapi yang akan dipotong, Alex dengan mata liar mendorong Vera ke samping lalu ia menghampiri diriku. Alex mengarahkan kontolnya yang masih berdiri ke vaginaku. Saya sudah sering mendengar pertama kali seks akan sakit dan saya mulai merasakannya. Saya memejamkan mata dengan erat merasakan kontol Alex masuk ke vaginaku. Saya menjerit menahan perih saat kontol Alex yang besar mencoba memasuki vaginaku yang masih sempit. Vera meremas lenganku untuk membantu menahan sakit.

“Aduh, tunggu dong, sakit nih” keluh saya.

Alex mengeluarkan sebentar kontolnya kemudian kembali ia masukkan ke vaginaku. Kali ini rasa sakitnya perlahan-lahan menghilang dan mulai berganti kerasa nikmat. Oh ini yang namanya kenikmatan surgawi pikir saya dalam hati. Kontol Alex terasa seperti memenuhi seluruh vaginaku. Dalam posisi nungging, saya merasakan energi Alex yang sangat besar. Saya mencoba mengimbangi gerakan tubuh Alex sambil menggerakkan tubuhku maju mundur tetapi Alex menampar pantatku.

“Kamu diam aja, enggak usah bergerak” katanya dengan galak.
“Jangan galak-galak dong, takut nih Vita” kata Vera sambil tertawa. Saya ikut tertawa.

Vera berbaring di sebelahku kemudian ia mendekatkan wajahnya ke diriku lalu ia mencium bibirku! Wah, bertubi-tubi perasaan menyerang diriku. Saya benar-benar merasakan semua perasaan seks dengan pria dan wanita dalam satu hari. Awalnya saya membiarkan Vera menjilat bibirku tetapi lama kelamaan saya mulai membuka mulutku dan lidah kami saling beradu.

                                Saya merasakan tangan Alex yang kekar meremas-remas payudaraku sedangkan tangan Vera membelai rambutku. Saya tak ingin ketinggalan, saya mulai ikut meremas payudara Vera yang saya taksir berukuran 32C. Kurang lebih lima menit kita bertiga saling memberi kenikmatan duniawi sampai Alex mencapai puncak dan ia ejakulasi. Saya sendiri merasa rasanya sudah orgasme kurang lebih 4 kali. Alex mengeluarkan kontolnya dari vaginaku dan Vera langsung menghisap kontolnya dan menelan semua air mani dari kontol Alex.

Saya melihat Alex meraih kantong celananya dan mengambil sesuatu seperti obat. Ia menelan obat itu dengan segelas air di meja rias Vera. Saya melihat kontol Alex yang masih berdiri tegak. Dalam hati saya bertanya-tanya bukankah setiap kali pria ejakulasi pasti kontolnya akan lemas? Kenapa Alex tidak lemas-lemas? Belakangan saya tau ternyata Alex memakan semacam obat yang dapat membuat kontolnya terus tegang.

Setelah minum obat, Alex menyuruh Vera berbaring ditepi tempat tidur lalu Alex kembali ngentot dengan Vera dalam posisi missionary. Vera memanggil saya lalu saya diminta berbaring diatas tubuh Vera. Dengan terheran-heran saya ikuti kemauan Vera.

Saya menindih tubuh Vera tetapi karena kaki Vera sedang ngangkang karena dalam posisi ngentot, terpaksa kaki saya bersimpuh disebelah kiri dan kanan Vera. Saya langsung mencium Vera dan Vera melingkarkan lengannya ke tubuhku dan kami berdua berciuman dengan mesra. Saya merasakan tangan Alex menggerayangi seluruh pantatku. Ia membuka belahan pantatku dan saya merasakan jarinya memainkan anusku.

Saya menggumam saat jarinya mencoba disodok ke anusku tetapi Alex tidak melanjutkan. Beberapa menit kemudian, Vera menjerit dengan keras. Tubuhnya mengejang saat air mani Alex kembali tumpah dalam vaginanya. Saya mencoba turun dari pelukan Vera tetapi Vera memeluk tubuhku dengan keras sehingga saya tidak bisa bergerak. Tak disangka, Alex kembali menyodorkan kontolnya ke vaginaku. Saya yang dalam posisi nungging di atas tubuh Vera tidak bisa menolak menerima kontol Alex.

Alex kembali memompakan kontolnya dalam vaginaku. Saya sebenarnya rasanya sudah lemas dan akhirnya saya pasrah saja disetubuhi Alex dengan liar. Tetapi dalam hatiku saya senang sekali dientotin. Berkali-kali kontol Alex keluar masuk dalam vaginaku sedangkan Vera terus menerus mencium bibirku. Kali ini saya rasa tidak sampai 3 menit Alex ngentot dengan saya karena saya merasakan cairan hangat dari kontol Alex memenuhi vaginaku dan Alex berseru dengan keras merasakan kenikmatan yang ia peroleh. Saya sendiri melenguh dengan keras. Seluruh otot vaginaku rasanya seperti mengejang. Saya cengkeram tubuh Vera dengan keras menikmati sensual dalam diriku.

Alex lalu dalam keadaan lunglai membaringkan dirinya ke tempat tidur. Vera menyambutnya sambil mencium bibirnya. Mereka berdua saling berciuman. Saya berbaring disebelah kiri Alex sedangkan Vera disebelah kanannya. Kita bertiga tertidur sampai jam 5 sore. Setelah itu saya diantar pulang oleh Vera

Itu adalah pengalaman seksku yang sangat berkesan. Bertahun-tahun kemudian saya sering horny tetapi saya harus memendam perasaan itu karena belum tahu cara melampiaskannya. Dan sekarang saya merasa senang sekali karena akhirnya bisa merasakan kenikmatan bersetubuh baik dengan pria maupun wanita. Masing-masing ternyata mempunyai kenikmatan tersendiri.

Jumat, 28 Juli 2023

NGENTOT KETAGIHAN MELAKUKANNYA




                                Saat itu aku sedang masuk perkuliahan D1 di bandung, mahsiswi semuanya disini rata rata cantik baru aku 2 minggu sudah bisa akrab dengan mahasiswa di kampus, di kelas saya ceweknya hanya sedikit sekali karena jurusannya Manajemen Informatika dan juga karena kampusnya baru berdiri jadi juga belum terkenal.


Setelah tiga minggu belajar di kampus ini, ternyata ada mahasiswi baru yang cantik, putih dan bercahaya, pakaiannya juga biasa-biasa saja tetapi semua laki-laki di kelasku, melongok melihat dia. Yaa ampun, cantik benar nih.
Jam mata kuliah pertama selesai dan anak-anak laki-laki di kelasku banyak yang kenalan tapi terus terang hanya saya dan temanku berdua bisa dibilang cool, kami hanya keluar dan makan di kantin. Saya benar-benar belum punya nyali untuk dekat dengan wanita-wanita di kampus waktu itu.  JUDI SLOT  LAPAK PUSAT 

Dan dengan si mahasiswi baru itu pun kenalnya sangat lama sekali. Sebut saja nama panggilannya Ani. Saya yang baru memasuki dunia baru di perkuliahan, dan melihat cewek-cewek di kampus pun begitu menggebu-gebu nafsu birahiku.
Tapi saya hanya punya pikiran dan perasaan sama si Ani ini, mungkin banyak cowok lainnya berpikiran dan berperasaan begitu juga, tapi saya tidak PD, dan saya itu bisa dibilang pendiam dan rata-rata menurut teman-teman, saya ini punya wajah lumayan ganteng. Yaa.. itu sih menurut teman-temanku.
Waktu perkuliahan pun terus berjalan, dan setelah 3 bulan lebih saya mulai akrab dengan Ani ini dan mulai sering ngobrol (sebelumnya hanya kenal senyum saja, ataupun hanya menanyakan tugas mata kuliah).
Dan ternyata Dia ini lagi cuti kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta hukum terkenal di Bandung, tapi saya lupa waktu itu dia semester berapa, yang saya ingat waktu itu saya berumur 19 tahun dan dia berumur 22 tahun. Dan ternyata dia sudah punya pacar. Waduh hatiku lemas, walaupun sudah jarang ketemu tetapi statusnya masih resmi pacaran.
Saat kami berdua ngobrol, dia suka curhat tetapi saya suka mencuri pandangan ke arah buah dadanya yang indah menawan itu. Waduh pokoknya bulat tegap dan sedikit runcing, begitu juga kulitnya tidak satupun bekas goresan luka, hanya putih mulus dan pantatnya bulat menantang.
Kalau dilihat dari belakang, waduh.. membuat kemaluan saya berdiri tegap dan ingin kuremas-remas dan ditancap dari belakang. Bayangkan kalau berjalan dia berlenggang-lenggok. Dia memiliki rambut yang indah, hitam dan panjang, berhidung mancung, berbibir tipis, alis dan bulu mata yang lentik (tapi seperti cewek bule).
Dan memang cewek ini anak seorang yang kaya raya. Dan kami pun menjadi dekat dan akrab, tapi tidak tahu dia itu sukanya bareng dan jalan sama saya saja. Padahal kan banyak teman cewek di kampus itu ataupun cowok yang lain.
Yaa.. tapi saya pun sangat senang sekali bisa jalan bareng sama Ani, Dia pun sering mengajak saya main ke rumahnya. Namun itu tidak pernah terjadi, mungkin saya tidak biasa main ke rumah cewek. Dan akhirnya dia ingin main ke rumah saya, waduh saya juga bingung karena saya juga belum pernah kedatangan teman cewek apalagi seperti dia, tapi dia terus memaksa saya.
Suatu hari di kampus, mata kuliah satu sudah selesai dan harus masuk lagi untuk mata kuliah yang kedua, tapi waktunya sore hari, dan ketika sudah selesai mata kuliah satu, kami pun merasa BT kalau di kampus saja, dan Ani memaksa saya untuk main ke rumah saya, katanya ingin tahu tempat tinggal saya dan sekaligus ingin curhat.

                          Ya untungnya rumah saya itu hanya ada saudara saya (karena saya tidak tinggal bersama orang tua) dan rumah itu milik nenek saya. Oleh karena itu kehidupan saya bebas dan saling cuek sama anggota keluarga lainnya di rumah itu. Tidak ada saling curiga atau hal apapun, yang penting tidak saling merugikan satu sama lain.

Kami pun berdua pergi ke rumah saya. Siang bolong, ketika sudah sampai di rumah, Ani saya persilakan masuk ke kamar saya dan ternyata saya tidak grogi atas kedatangan cewek cantik ini. Dan ketika baru mengobrol sebentar lalu dia bicara, Ted panas yaah hawa di Bandung sekarang ini.
Iya nih! sambil kubawakan minuman dingin yang sangat sejuk sekali. JUDI SLOT  LAPAK PUSAT 
Ted.. boleh nggak saya buka baju, kamu jangan malu Ted, saya masih pake pakaian dalam kok, habis panass siihh..
Waduh memang saya merasa malu waktu itu dan sedikit deg-degan jantungku.
Aduuh gimana kamu ini, emang kamu nggak malu sama aku? bantahku.
Tapi kan dia sudah ngomong kalau dia masih memakai pakaian dalam. Kemudian saya keluar kamar sebentar untuk mengambil makanan ringan di lemari es, dan ketika saya memasuki kamar lagi, ya ampun.. pakaian dalam sih pakaian dalam tapi kalau ternyata kalau itu BH yang super tipis dan kelihatan puting susunya. Waduh, saya sangat grogi waktu itu dan saya pun sering memalingkan wajah, tapi tidak dapat dipungkiri, kemaluan saya pun berereksi dan aliran darah saya pun mengalir tidak karuan, apalagi hawa sedang panas-panasnya.
Ayo sekarang kamu mau curhat lagi? kataku.
Nggak sih Ted, saya udah minta putus sama dia (pacarnya-red) dan dia setuju untuk resmi putus.
Ya udah.. abis gimana lagi, katanya.
Dalam hatiku, asyik dia sudah putus, dan saya pun berpura-pura bersedih, karena memang kasihan melihat wajahnya sedikit pucat dan sedikit menangis. Dia memelukku sambil sedikit bicara kepadaku, tapi itu lho anuku tidak bisa diam dan semakin panas saja suhu tubuhku.
Ketika kuelus rambut dan punggungnya, eh dia menciumku dan kubalas ciumannya dan dia membalas lagi, semakin lama kami berciuman dan dia memasukkan lidahnya ke mulutku. Waduh, ini benar-benar mengasyikan dan terus terang ini adalah pertama kali bagiku.
Dan dia pun mengeluarkan suara desahan yang sangat lembut dan sensual, dan dituntunnya tanganku ke buah dadanya, langsung saja kuremas-remas dan BH-nya pun kubuka. Wow, buah dada yang sangat indah, putih, bulat berisi dan mancung serta puting yang bagus, sedikit warna merah di seputar putingnya dan berwarna coklat di puncaknya, sekali-kali kupelentir putingnya dan dia pun mendesah kuat, Ssstthh ha.. hah.. aahh.. okhs Ted, bagus Ted, eenakk, suaranya yang kecil dan merdu.
Dia membuka bajuku dan aku kini dibuatnya telanjang, tapi aku hanya pasrah saja, tidak ada rasa malu lagi.
Apa kamu sering melakukan ini sama pacar kamu? kataku.
Iya Ted, tapi nggak sering.. aaksshh.. kata dia sambil mendesah, tanganku diarahkannya ke liang kemaluannya, dan langsung kuelus-elus sambil lidahku menjilat putingnya yang indah itu. Sedikit-sedikit kuselingi dengan gigitan ringan tepat di puncaknya, dan dia menggeliat keenakan. Dan kemaluannya pun basah. Kubuka celananya dan celana dalamnya secara perlahan.
Oh iya, kami melakukannya di sofa kamarku tepat di depan TV dan stereo-set. Dan kami lagi sedang mendengarkan lagu-lagu rock barat tahun 70-an, ketika kubuka CD-nya, yes.. dia memiliki kemaluan yang bagus, bulu sedikit, dan memang dia masih perawan, dengan pacarnya juga hanya melakukan oral sex.
Tetapi saya belum berani untuk menjilat kemaluannya, saya hanya mengesekkan tangan saya ke bibir kemaluannya. Eh ternyata dia turun dari sofa dan menghisap batang kemaluanku, Aaakshh.. hsstt oks! dia menjilati biji pelerku dan dia mengisap kemaluanku lagi sambil dipegang dan dikocoknya.
Waduuhh.. enak sekalii akkhhss.. aliran-aliran darahku mengalir dengan serentak dan ingin kumasukkan kemaluanku ke liang kemaluannya, tapi apa dia mau? Beberapa menit kemudian.. Ted, kamu punya barang gede enggak, kecil enggak, panjang enggak and pendek enggak, tapi bener Ted, saya sangat suka kamu punya barang, katanya sambil berdiri dan lubang kemaluannya dihadapkannya ke wajahku aku semakin tidak kuat saja.
Langsung saja kujilat liang kemaluannya. Wah agak bau juga nih, tapi bau yang enak. Semakin lama semakin asyik dan sangat enak, dan dia pun merintih-rintih kecil, Uwuuhh oo.. sstt akhs.. akhs.. akhs.. oohh aahh.. sstth, sambil tubuhnya agak bergerak nggak karuan, mungkin jilatanku belum pintar tapi kulihat dia sedang keasyikan menikmati jilatanku. Lalu dia berdiri dan menarik tubuhku ke lantai.

                                    
Di situ kami berciuman lagi, entah kenapa aku merasakan sesuatu yang hangat di sekitar liang kemaluannya, kuingin batang kemaluanku dimasukkannya ke lubang kemaluannya. Soalnya aku masih ragu. Tapi saya memberanikan untuk bicara.

An, kamu masih perawan nggak?
Iya.. aksshh.. sstt.. sstt aakhs, katanya. Ternyata dugaanku benar.
Tapi sama pacar kamu itu?
Iya tapi kalau aku sama dia hanya oral aja, kata Ani.
Tapi Ted, gimana kalau kita ini sekarang.. dia tidak melanjutkan pembicaraannya.
Okh.. ookh.. okh.. sstt.. dia mencoba untuk memasukan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya dengan bantuan tangannya. Dengan begitu, aku pun berusaha untuk memasukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya, dan secara perlahan kugesekkan batang kemaluanku ke liang kemaluannya dan sedikit demi sedikit kumasukkan kemaluanku, tapi ini hanya sampai kepala aja, dan.. Ooohh aakksshh.. ahh.. ah.. aahh.. oohh.. sset, dia merintih- rintih. Aku terus menggenjot dia.   JUDI SLOT  LAPAK PUSAT 
Ted, ternyata pedih juga, aahh! katanya.
Tapi teruskan saja Ted…
Kulihat wajahnya memang mengkhawatirkan juga, tapi yang kurasakan adalah kenikmatan, meskipun itu masih tersendat-sendat dan sedikit kehangatan, Ookkhhss.. sstt, aduh nikmatnya, kataku. Dan memang ada sedikit darah di batang kemaluanku dan yes.. semua batang kemaluanku masuk, dan benar-benar nikmat tiada tara, dan hilanglah perawannya dan perjakaku.
Ssstt.. sstt.. desahannya yang merdu dan menggairahkan apalagi didukung oleh kecantikannya dan mulus kulitnya. Dan kami masih melakukan gaya konvensional dan terus kugenjot naik turun, naik turun dan tumben, aku masih kuat dan menahan kenikmatan ini, karena kalau aku sedang onani, tidak selama ini. Di lantai itu kami melakukannya serasa di surga.
Assh.. asshh.. aakss.. oohh.. aksh.. sstt, dia menjerit-jerit tapi biarlah kedengaran oleh saudaraku, yang lagi nonton TV di ruang keluarga. Karena pasti suara jeritan Ani ini kedengaran. Terus Ted, aduhh Ted kok enak sih.. aakss ssttss.. katanya sambil merem melek matanya dan bibirnya yang aduhai melongo ke langit dan langsung kujilat lidahnya.
Duuhh aahss sstt duh An, aku mau keluar nih! kataku. Uuhhss sstt jangan dulu dong Ted.. bentar lagi aja, katanya. Tapi memang saya waktu itu sudah nggak kuat, ehh ternyata.. Sss oohh akkhhss.. oohh, duh Ted boleh deh sekarang, kamu dikeluarinnya di sini aja, sambil ditunjukanya ke arah payudaranya.
Dan.. Creett.. cret.. cret.. crret dan air maniku yang banyak itu menyemprot ke payudaranya dan sekitar lehernya. Selesailah main-main sama Ani, dan waktu pun menunjukan arah jam 5 lebih dan memang kami sudah telat untuk pergi lagi ke kampus memasuki pelajaran Mata Kuliah kedua.
Kami berdua terkulai dan ketiduran di lantai itu dalam keadaan masih telanjang, dan lagu di stereo tape-ku pun sudah lama habis. Bangun-bangun sudah hampir jam 19.00, kami pun bergegas berpakaian dan aku pergi ke kamar mandi untuk mandi, sesudah saya selesai mandi dia juga mandi, dan akhirnya kami pergi jalan-jalan sekalian mencari makan.
Kami pergi ke daerah Merdeka dan makan. Sesudah itu kami nonton di Bioskop. Di Bandung Indah Plaza (BIP), lupa lagi waktu itu kami nonton apa. Sesudah selesai nonton Ani tidak mau pulang dia ingin menginap di rumah saya.

Waduh celaka juga nih anak, ketagihan atau dia lagi ada masalah dengan keluarga di rumahnya. Setelah kami berbincang-bincang, ternyata dia tinggal tidak bersama orang tuanya, sama seperti saya. Dia tinggal bersama bibinya, dan memang tidak ada perhatian bibinya kepada Ani.
Dan kami berdua pulang ke rumah saya dengan membawa makanan ringan, minuman (beer dan Fanta). Sesampainya di rumahku, kami berdua mengobrol lagi sambil menonton TV, dan kusuruh dia tidur duluan, kamipun tidur sambil berpelukan terbuai terbawa oleh mimpi indah kami berdua.
sejak saat itulah kami resmi berpacaran, dengan begitu makin sering juga kami melakukan perbuatan nikmat seperti yang telah kami lakukan sebelumnya

Kamis, 27 Juli 2023

TAK MAMPU MEMUASKAN ISTRI

 




                         Tak Mampu Memuaskan Istri– Aku berasal dari kota S. Pendidikanku cukup baik, aku selalu berhasil dengan baik dalam tiap pelajaran, bahkan aku dapat lulus dari perguruan tinggi dengan IPK yang sangat baik. Tetapi itu semua tidak menjamin kebahagiaan, aku dididik dengan pendidikan yang kolot, serius, sehingga aku cenderung menjadi orang yang kuper dan pendiam. SITUS  JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

Namun itu tidak menyulitkanku dalam hal perjodohan, karena banyak orang mengatakan bahwa aku cantik, dan memiliki mata yang bundar, aku tidak terlalu memahami apa yang mereka katakan, namun kebanyakan pria yang mendekatiku mengatakan hal serupa.

Karena itulah dalam usia yang relatif muda, 21 tahun aku berhasil menemukan jodoh yang baik, dia cukup kaya dan orangnya pengertian walaupun usianya jauh lebih tua dari aku, 31 tahun, maklum karena aku selama ini dibesarkan dengan didikan orang tua yang otoriter sehingga suamiku juga cukup selektif karena Mama hanya memperbolehkan orang yang qualified menurutnya untuk apel ke rumahku, bila pria yang apel ke rumahku berkesan norak dan hanya membawa kendaraan roda dua, jangan harap Mama akan mengijinkannya untuk apel lagi.

Selama beberapa tahun, hubungan kami baik-baik saja, kami dikaruniai dua orang anak, dan kami sangat berkecukupan di bidang materi. Namun kadang-kadang tidak semuanya berjalan lancar, ternyata suamiku tidak bisa lagi memberi nafkah batin kepadaku, ternyata dia mengalami problem impotensi, karena overworking. Tetapi saya tetap mencintainya karena dia jauh dari perselingkuhan dan dia sangat perhatian kepadaku.

Walaupun dia sudah tidak dapat lagi memberiku kepuasan, namun saya tetap menahan diri dan mencoba untuk tidak berselingkuh. Semuanya berjalan dengan baik sampai akhirnya datang Roni. Dia adalah rekan bisnis suamiku sejak lama, namun aku baru sekian lama dapat berjumpa dengannya, dia seusia suamiku, menurutnya dia dan suamiku berpartner sejak mulai bekerja, kami kemudian menjadi dekat karena dia orangnya humoris.

Dasar laki-laki tampaknya dia cukup tanggap dengan keadaan suamiku yang tidak mampu lagi memuaskan diriku sehingga akhirnya dia akan membawaku ke jurang kehancuran, aku dapat merasakan matanya yang jalang bila melihatku, terus terang saja aku merasa risih namun ada sensasi birahi dalam diriku bila dipandang seperti itu, aku tidak tahu mengapa, mungkin karena aku tidak pernah mendapat perlakuan seperti itu, walaupun ketika masih mojang aku mempunyai banyak kenalan pria. SITUS  JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

Cerita Lainnya: Cerita Seks Kemerdekaan Pesta Sex Ini Nikmat Sekali
Suatu saat dia menelepon dari hotelnya, dia menyuruhku menjemput suamiku yang katanya minum-minum sampai mabuk, aku ingat waktu itu masih pagi betul, memang suamiku kadang lembur sampai malam sekali, sehingga aku tidak tahu kapan dia pulang. Betapa bodohnya aku, aku menyadari suamiku tidak pernah minum alkohol, entah mengapa ajakan Roni seperti hipnotis sehingga aku tidak curiga sama sekali.

Akhirnya aku sampai di hotel GS tempat Roni menginap, aku memasuki kamarnya dan dengan muka tak berdosa dia memaksaku untuk masuk, tanpa curiga aku cepat-cepat masuk dan mencari suamiku, namun ketika aku sadar dia tidak ada tiba-tiba mulutku dibekap dari belakang, napasku sesak sampai aku pingsan, entah apa yang terjadi selanjutnya, aku merasa ada kegelian di dadaku, seseorang mengelus-elus dan meremas-remas bagian dadaku.

Pelan-pelan aku terbangun, kulihat Roni sedang memainkan payudaraku. Oh, betapa terkejutnya aku, apalagi mendapati diriku terebah di tempat tidur dengan hanya baju atasan yang sudah terbuka dan BH-ku yang sudah dibuka paksa. Aku menyuruhnya melepaskanku kudorong dorong badannya tetapi dia tak bergeming.

Dia memegangi kedua tanganku dan menekuk kedua lenganku dan menaruhnya di samping kepalaku, sehingga aku praktis tidak bisa apa-apa, genggamannya terlalu kuat, dia tertawa kecil dan menciumi kedua puting payudaraku, aku menolak tapi entah kenapa aku merasa risih birahi. Kemudian dia memasukkan penisnya ke bagian kemaluanku, aku meringis-ringis dan berteriak, rasanya sakit sekali.

Tetapi aku sepertinya justru menginginkannya, di tengah pergumulan itu aku menyadari bahwa penis suamiku sebenarnya terlalu kecil, aku pelan-pelan merasakan kenikmatan, dasar lelaki tampaknya Roni sangat pintar mengambil kesimpulan, aku pasrah pada kemauannya, ketika dia membalikkan badanku sampai seperti merangkak, dia sangat agresif, tetapi aku dapat mengimbanginya karena sudah lama aku tidak merasakan ini.

                             Dia kembali menusukkan penisnya di kemaluanku dan meremas-remas payudaraku. Ahh, memang aku merasakan kenikmatan yang luar biasa yang bahkan suamiku sendiri tidak pernah memberikannya. Kemudian merasa tidak puas dengan baju bagian atasku yang masih menempel, dia melepaskannya, sambil kemudian membuat posisiku seperti duduk dipangku olehnya.  SITUS  JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

Seperti kesetanan aku secara otomatis mengikuti irama kemauannya, ketika kedua tangannya memegang perutku dan menggerakkannya naik turun aku secara otomatis mempercepat dan memperlambat gerakanku secara teratur, dia tersenyum penuh kemenangan, merasa dia telah membuat ramalan yang jitu.

Cerita Lainnya: Cerita Sex Cinta Satu Malam Dengan Bawahan Di Kantor
Kurasakan dia kembali meremas-remas dadaku ketika dia merasa aku dapat mengambil inisiatif. Sungguh seperti binatang saja aku, melakukan hal semacam itu di pagi hari, di mana seharusnya aku ada di rumah mempersiapkan sarapan dan mengurus anak-anakku.

Sempat kurasakan tiada selembar benangpun menempel di tubuhku kecuali celana jinsku di sebelah kanan yang belum terlepas seluruhnya, tampaknya Roni tidak sempat melepasnya karena terlalu terburu nafsu.

Akhirnya dia menyuruhku mengambil posisi telentang lagi dan dia mengangkat dua kakiku direntangkannya kedua kakiku ke arah wajahnya dan dia mulai memainkan penisnya lagi, dan kurasa dia sangat menaruh hati kepada payudaraku, karena kemudian dia mengomentari payudaraku, menurutnya keduanya indah bagaikan mangkuk. Hmm, aku sungguh menikmatinya karena suamiku sendiri tidak pernah memberi perlakuan spesial pada kedua payudaraku ini, paling dia hanya meremas-remasnya.

Tetapi apa yang dilakukan Roni benar-benar sungguh mengejutkan dan memuaskan diriku, dia menghisap putingku dan memainkannya seperti dot bayi. Hanya sebentar rasanya aku mengalami orgasme, aku merasa lelah sekali dan kehabisan nafas sampai akhirnya dia juga sampai ke situ.

Setelah itu aku merasa sangat marah dan menyesal kudorong Roni yang masih mencoba mencumbuku, kumaki dia habis-habisan. Tampaknya dia juga menyesal, dia tidak dapat berkata apa-apa. Roni kemudian hanya duduk saja sementara aku sambil menangis memakai kembali seluruh pakaianku.

Aku mencoba menenangkan diri, sampai kemudian Roni mengancamku untuk tidak mengatakan hal ini kepada suamiku, dia kembali menekankan bahwa bisnis suamiku ada di tangannya karena dia adalah pembeli mayoritas sarang burung walet suamiku. Aku membenarkannya karena suamiku pernah berkata bahwa Roni adalah koneksinya yang paling penting.

Aku bingung olehnya, baru-baru ini ketika dia pulang ke kotaku, dia kembali memaksaku melakukan lagi hal serupa, bahkan dia pernah berkata bahwa suamiku sudah menyerahkan diriku padanya karena dia merasa tidak mampu lagi memuaskan diriku.

Rabu, 26 Juli 2023

HRDKU YANG MANIS DAN SEKSI SUKA DI ENTOT TERUS

 


                            Pada waktu itu masih siang hri dan setelah waktu makan siang seketika aku mendapatkan telfon dari ibu dita Yang pada awalnya pernah mewawancarai saat masuk ke kantor yang sekarang saya kerja dan tentu nya saya sangat menghormati beliau. Halo bu, selamat siang sapa saya menjawab telpon.Halo Romy.. jawab dia Riang sekali.Ada yang saya bisa saya bantu tanya saya, basa-basi sih.  JUDI BOLA LAPAK  PUSAT


Ah enggak cuma ngecek kamu aja. Dah makan siang tanyanya ramah. Oh sudah bu, baru ajaa jawabku. Gimana kerja disini, ada masalah tanya bu Dita lagi. Wah enggak bu, tapi memang saya baru mulai sih, baru membiasakan diri dengan keadaan kerja disini jawab saya singkat.

Gimana gajinya, dah cukup tanyanya dengan suara menggoda. He..he..he.. maunya sih tambah lagi bua jawab saya sambil tertawa. Hah.. segitu aja udah tinggi kan balas bu Dita. Iya bu, becanda tadi.. jawabku singkat. Oh.. kirain. jawabnya. Eh Romy nanti sore sehabis kantor kamu ada kerjaan gak tanya bu Dita. Enggak kayaknya bu, ada apa emangnyaa tanygue sedikit heran.

Hmm.. ada yang ingin saya bicarakan, agak pribadi sih, makanya saya ingin bicaraiinnya sehabis kantor aja nantia jawab bu Dita.

OK bu, saya gak ada janji untuk sore sampe malem nanti, jawab saya.

OK nanti gue tunggu di kafe xxx nanti sore kata bu Dita.

OK bu jawab saya.

Ok kalo gitu, oh iya, golongan darah kamu apa tanya bu Dita sebelum mengakhiri pembicaraan.
B jawabku penuh kebingungan.

Perfect ! OK deh gue tunggu nanti sore kata bu Dita lalu menutup telponnnya.
Sejenak gue terdiam penuh kebingungan, tapi gue kembali bekerja sebab pekerjaanku lumayan menumpuk.

Selah pulang kerja gue arahkan mobilku ke kafe xxx yang dijanjikan tadi. Dalam perjalanan gue diselimuti kebingungan yang amat sangat.

Bu Dita Ada apa manager keuangan kantorku itu mau menemuiku, soal urusan pribadi lagi. Dan yang paling membuatku bingung adalah dia sempat menanyakan golongan darahku, untuk apa ?

Sebagai informasi, Bu Dita berumur sekitar 34-35 tahun. Masih cukup muda untuk menjadi manager
keuangan, tapi memang dia berasal dari keluarga yang berteman dekat dengan pemilik perusahaanku.
Ditambah lagi suaminya, pengusaha yang dulu jadi sahabat pak Faisal presdir perusahaanku sewaktu
kuliah.

Oh iya bu Dita sudah bersuami, tapi sayang mereka belum dikaruniai anak. Tapi mungkin karena hal itu bu Dita itu terlihat masih seperti wanita muda. Badannya tinggi semampai, ramping tanpa lemak. Kulitnya kuning langsat dengan rambut lurus sebahu.

Matanya berbinar selalu bersemangat dan bibir tipisnya itu selalu menarik perhatiannku. Hanya ada satu kata yang dapat mewakili bu Dita Cantik.

Sesampainya di kafe xxx, gue melihat bu Dita melambai kearahku dari meja yang agak dipojok. Kafe itu memang agak sepi, pelanggannya biasanya eksekutif muda yang ingin bersantai selah pulang kerja.

Sore bu, maaf agak terlambat kata gue sambil menyalaminya.

Oh gak pa-paa kata bu Dita sambil mempersilakkan gue duduk.

Selanjutnya gue dan bu Dita mengobrol basa-basi, bercerita tentang kantor, dari yang penting sampe gosip-gosipnya. He..he..he.. gak guna bang.

Setelah beberapa lama akhirnya gue mengajukan pertanyaan. Oh iya bu, sebenernya ada apa ya mengajak saya bertemu disini tanya gue memulai.

Oh iyaa jawabnya. Mendadak wajahnya sedikit pucat.  JUDI BOLA LAPAK  PUSAT

Beberapa saat ibu Dita terdiam. Kemudian mulai berkata Begini Romy, kamu tau kan kalo gue sudah
berkeluarga ?. Gue menganguk kecil untuk menjawabnya.

Tahun ini adalah tahun ke 10 pernikahanku lanjutnya. Kemudian dia mengeluarkan sebuah foto dari dalam dompetnya. Ini foto suamiku waktu sebelum nikah, gimana mirip kamu gak

He..he..he.. kayak ngacaa jawabku sambil mengembalikan foto tersebut. Sebenernya gue makin bingung arah pembicaraan bu Dita.

Kamu tau kan gue dan suamiku belum dikaruniai anak tanyanya lagi

Iyaa jawabku bingung.

                    Jadi begini Romy, gue dan suamiku sudah mencoba beberapa cara. Tapi belum berhasil. Sedang umurku semakin bertambah, makin sulit untuk bisa punya anak. Memang kami sudah tau masalahnya ada disuamiku dan dia sekarang dalam terapi pengobatan, tapi mungkin suamiku butuh bantuan lain.. dari kamu kata bu Dita.

Bantuan dari saya ? maksudnya bu tanya gue yang sudah dipuncak kebingungan.

Mungkin kamu bisa bantu suamiku untuk membuahi gue katanya pelan.

Maksudnya saya menyumbang sperma untuk bayi tabung ibu dan suami ibu tanya gue tergagap.

Bukan, gue sudah pernah coba cara itu dan gagal. Sperma suamiku terlalu lemah. Kalau gue ulangi
sekarang tentu suamiku curiga. Lagi pula sulit untuk menukar sperma suamiku dengan spermamu nanti jawab bu Dita.

Jadi tanya gue lagi.

Gue pingin kamu meniduri gue, membuahi gue sampai gue hamil jawabnya singkat.

Gue cuma bisa ternganga terhadap permintaan bu Dita yang ku anggap sangat gila itu.
Tenang, jangan takut ketahuan. Kamu mirip sekali dengan suamiku, apalagi golongan darah kalian sama, jadi anak yang lahir nanti akan sulit sekali diketahui siapa ayah sebenarnya kata bu Dita meyakiniku.

Akhirnya terjawab kenapa dia tanya golongan darahku tadi. Mungkin alasan bu Dita begitu gampang
menyetujui waktu gue wawancara dulu salah satunya adalah rencana ini

Trus bagaimana kita melakukannya tanya gue setelah menenangkan diri.

Kamu ada waktu malem ini ? Kebetulan suamiku lagi keluar kota sampai besok.katanya bu Dita.
Gue available. jawabku.

Kemudian bu Dita menelpon kerumahnya, memberitahukan pembantunya dia tidak pulang malam itu sambil memberi alasan. Kemudian dia mengajakku ke hotel xxx. Setelah cek in, kami langsung masuk kamar.

Didalam kamar, tidak ada pembicaraan yang berarti. Bu Dita langsung ijin untuk mandi, setelah dia selesai, gantian gue yang mandi.

Selah gue keluar dari kamar mandi, gue melihat bu Dita yang hanya memakai bathrobe tiduran sambil menonton tv. Gue kemudian duduk di pinggiran tempat tidur.

Bagaimana, kita mulai tanya gue dengan perasaan gugup. Soalnya biasanya gue ML tujuannya cuma untuk senang-senang, bahkan pakai alat kontrasepsi agar pasangan MLku tidak hamil. Kalau ini malah tujuannya pengen hamil.

OK jawab bu Dita kemudian bergeser memberi gue tempat untuk naik kempat tidur.

Gue berbaring disampingnya kemudian berkata Bu, mungkin tujuan kita supaya ibu bisa hamil, tapi apa bisa kita melakukan persetubuhan ini seperti layaknya orang lain yang mencari kepuasan juga .

Gak pa-pa sayang jawab bu Dita. Gue rela kok kamu tidurin. Malah sejujurnya kamu tuh bangkitin nafsuku bang.

Gue kemudian mengecup dahi bu Dita, sesuatu yang selalu gue lakukan sebelum meniduri wanita. Bu Dita terseyum kecil.

Kemudian gue mengecup bibir bu Dita. Bibir tipis yang selalu menarik perhatianku itu ternyata nikmat juga. Kemudian gue mulai mencium bibirnya lagi, kali ini lebih lama dan lebih dalam.

Sambil mencium bibir bu Dita, tanganku mulai bergerilya. Pertama-tama gue elus rambutnya, bu Dita membalas dengan sedikit meremas kepala gue. Kemudian tanganku turun untuk mengelus-elus tubuhnya, walaupun masih dari luar bathrobe.

Masih sambil berciuman, perlahan gue buka tali bathrobenya. Selah membuka sebagian bathrobe bagian atasnya, gue langsung mengelus payudaranya, ternya bu Dita sudah tidak memakai bra. Awalnya gue hanya mengelus, tapi kemudian berubah menjadi meremas. Payudaranya masih kenyal, walaupun sudah sedikit turun, tapi sangat nikmat untuk diremas.

Kemudian gue mulai memilin-milin putingnya. Bu Dita merintih pelan, kemudian melepaskan ciuman. Gue kemudian turun sedikit untuk mulai menjilati puting bu Dita. Gue mulai menjelati puting yang kiri sedangkan payudara yang kanan gue remas dengan tangan.  JUDI BOLA LAPAK  PUSAT

Kemudian berganti gue menjilati yang kanan sambil meremas payudara yang kiri. Sesekali gue gigit-gigit kecil, tapi sepertinya bu Dita tidak terlalu suka, dia lebih menyukai gue menyedot kencang putingnya.

Tangan kananku kemudian turun kebawah untuk membuka bathrobe bagian bawahnya hingga tubuhnya terlihat semua. Bathrobe hanya menyangkut di tangannya. Tanganku mulai mengelus pahanya. Perlahan gue buka sedikit pahanya untuk mengelus paha bagian dalamnya, begitu mulus kulit bagian itu.

Tanganku naik keatas menuju selangkangan, ternyata bu Dita masih memakai CD. Gue tak mau langsung ke vaginanya hingga tanganku beralih ke pantatnya. Gue meremas pantat yang bulat ini dari dalam CDnya, sebab gue selipkan tanganku ke dalam celananya.

Jujur gue adalah penggemar pantat dan pinggul wanita. Apalagi wanita seperti bu Dita ini. Pinggulnya ramping tapi pantatnya besar membulat.

Perlahan remasan kepantat bu Dita gue alihkan ke depan. Di garis vaginanya gue merasa sudah banyak cairan yang keluar dari vaginanya. Kemudian gue mengelus vaginanya mengikuti garis vagina. Perlahan gue tusuk vaginanya dengan jari tengahku.

Tubuh Bu Dita tersentak, pinggulnya diangkat seperti mengantarkan vaginanya untuk melahap jariku lebih dalam. Jariku gue keluar masukkan perlahan, bu Dita merintih semakin keras.

Gue turun kebawah, ingin menjilat vaginanya. Tapi Bu Dita menahan tubuhku. Gak usah Romy, gue malu kata Bu Dita. Langsung masukin aja sayang, gue dah gak tahan lanjut bu Dita.

Gue memposisikan tubuhku diatas bu Dita. kemudian gue lebarkan pahanya nsehingga selangkangannya terbuka lebar. Gue arahkan penisku ke vaginanya. Perlahan gue usap penisku ke permukaan vaginanya, tapi bu Dita memandangku dengan penuh harapan supaya gue cepat memasukkan penisku ke vaginanya.

Perlahan gue dorong penisku untuk measuk ke vaginanya. Vaginanya masih seret, mungkin karena belum pernah melahirkan. Gue mulai mengeluar masukkan penisku dari vaginanya, sedangkan bu Dita merintih keras setiap penisku menghujam vaginanya.

Sesekali gue mencium bibirnya, tapi dia lebih suka merintih sambil memejamkan matanya menikmati siap gesekan vaginanya dengan penisku. Tangan bu Dita mencengkram bahuku, sepertinya dia ingin tubuhh kita bergesekan keras agar payudaranya tergesek oleh dada gue.

Mas terus mas, terusa rintih bu Dita. Sepertinya dia membayangkan suaminya yang menyetubuhinya. Sebenernya gue agak cemburu, tapi gue pikir-pikir lebih baik daripada dia merintih memanggil nama gue, nanti dia kebiasaan bisa berabe kalau dia memanggil nama gue waktu bersetubuh dengan suaminya.

BACA JUGA : Adik Ipar Yang Galau
Tiba-tiba tangan bu Dita mencengkram pantatku seakan membantu dorongan penisku agar lebih kuat menghujam vaginanya. Pinggulnya pun semakin aktif bergerak kekanan-kekiri sambil kadang berputar. Sungguh beruntung gue bisa menikmati tubuh molek bu Dita yang sangat ahli bercinta.

Tiba-tiba tangannya menekan keras pantatku kearah vaginanya. Sepertinya dia sudah orgasme. Tubuhnya menegang tidak bergerak. Guepun menghentikan pompaanku ke vaginanya sebab tangannya begitu keras menekan pantatku.

Selah tubuhnya berkurang kegangannya gue mulai pompaanku perlahan. Cairan orgasmenya membuat vaginanya semakin licin. Memang vaginanya jadi berkurang daya cengkramnya, tapi kelicinannya memberikan sensasi yang berbeda.

Gue mengangkat tubuhnya untuk berganti posisi. Tapi bu Dita menolak sambil berkata Romy please, kali ini gaya konvensional aja ya gue pengen nikmatin besok-besok yaa. Gue meletakkan tubuh bu Dita lagi.

                     Goyangan pinggulnya makin menggila, begerak kekiri dan kekanan, tapi gue paling suka saat berputar. Sungguh hebat goyangan bu Dita. Mungkin itu goyangan terbaik dari wanita yang pernah gue tiduri.

Tangannya kembali menekan keras pantatku, bu Dita sudah sampai di orgasme keduanya. Tubuhnya sangat tegang kali ini, sampai perlu lama untuk kembali normal. Setelah berkurang kegangannya, gue berkata Bu apa kita sudahin dulu ? kayaknya ibu sudah lemas sekali kata gue.

Gak pa-pa Romy, gue pengen sperma kamu, terusin aja.a jawab bu Dita.

Gue mulai memompa lagi vaginanya dengan penisku. Kali ini vaginanya sudah benar-benar basah. Bu Dita sudah mengurangi gerakannya, mungkin dia sudah terlalu lemas.

Gue konsentrasikan pompaanku ke vaginanya hingga bu Dita mulai merespon lagi. Sebenarnya gue sudah dikit lagi ejakulasi saat bu Dita tiba-tiba berteriak kencang

Arrrhgh.. Romy gila enak banget jerit bu Dita sambil menjepit tubuhku dengan kedua pahanya.

Adu gila Romy. gue dah 3 kali keluar kamu belum keluar juga. Ayo dong Romy, gue cari pejantan bukan cari gigolo kata bu Dita lemah. Gue sebenernya kasian dengan bu Dita, tapi gue juga sedikit lagi ejakulasi. Gue goyang perlahan penisku. Kali ini gue benar-benar konsentrasi menggapai orgasmeku. Tak berapa lama gue merasa sperma gue sudah sampai diujung penisku.

Bu saya dikit lagi keluar bu. kata gue sambil menikmati sensasi luar biasa. Bu Dita membantu dengan menggoyangkan pinggulnya sambil menahan pantatku agar penisku tidak lepas dari vaginanya.

Agkh.a, crot..crot..crot..crot empat kali sperma gue ku siram deras ke liang vaginanya. Bu Dita menahan pantatku kuat-kuat agar sperma gue masuk kerahimnya dalam-dalam.

Tahan sebentar Romy, supaya sperma nya masuk semuaa kata bu Dita sambil menahan pantatku kearah selangkanyannya. Selah beberapa menit baru bu Dita melepaskan cengkramannya. Gue kemudian merebahkan tubuhku disampingnya.

Malam itu gue menggagahi bu Dita sampai 3 kali. Sama seperti yang pertama, gue tumpahkan seluruh sperma gue ke liang vaginanya. Selah itu persubuhannku dengan bu Dita jadi acara rutin. Minimal 2 kali seminggu gue menyubuhinya. Gue bahkan dilarang bersubuh dengan wanita lain, agar spermgue benar-benar 100% masuk ke rahimnya.

2 bulan kemudian bu Dita positif hamil, tapi sampai saat ini, saat kehamilannya memasukki bulan ke 3, gue masih rutin menyubuhi bu Dita. Sepertinya bu Dita tidak bisa menolak kenikmatan digagahi olehku, dan gue tentu aja gak mau kehilangan goyangan dasyat bu Dita. ,,,

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...