Salah satu perguruan tinggi ternama kembali tercoreng atas ulah mahasiswanya melakukan tindakan asusila. Supriatno alias Niko mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) warga Kudus, Jawa Tengah diduga telah memperkosa NIK (16) gadis SMA warga Ketapang, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Aksi itu dilakukan Niko setelah keduanya bertemu di sebuah cafe, yang kemudian tindakan tersebut dilakukan di asrama tempat Niko tinggal. Niko merupakan mahasiswa berprestasi, dia atlet nasional sepak takraw yang pernah meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mewakili Jawa Tengah
Siswi SMA diperkosa mahasiswa di mess atlet kampus Unnes
Sungguh malang apa yang dialami gadis berinisial NIK (16) warga Ketapang, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Bagaimana tidak, niatnya mengunjungi sanak saudara di Kota Semarang, malah justru berbuah petaka yang menghancurkan masa depannya.
Gadis yang masih duduk di bangku SMA tersebut mengalami pemerkosaan oleh seorang mahasiswa asal Kudus yang diketahui bernama Niko.
Menurut sang ayah SK (49) saat melaporkan kejadian pilu yang di alami putri kesayangannya itu ke pihak Polrestabes Semarang, korban diperkosa pada Senin (5/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Pemerkosaan itu terjadi di sebuah kamar mess atlet no A 288 Komplek Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Kawasan Sekaran, Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah.
"Dia (korban) awalnya pamit mau mengunjungi saudaranya di Kota Semarang. Kejadiannya juga belum begitu jelas, ia cuma mengaku telah diperkosa, anak saya masih terlihat trauma saat ditanya," tuturnya kepada wartawan saat mengadu ke Mapolrestabes Semarang, Selasa (6/1).
Ayah korban awalnya tidak menyadari anaknya telah menjadi korban pemerkosaan. Saat sampai di rumah, korban hanya terlihat murung dan jarang bicara.
"Saya curiga, saya desak, akhirnya dia cerita sambil menangis," imbuh pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas tersebut.
Tak terima dengan perlakuan yang diterima anaknya, ia pun memilih menyelesaikan perkara tersebut melalui jalur hukum.
Sampai saat ini, aksi pemerkosaan yang menimpa korban masih ditangani unit PPA satuan reserse kriminal Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar