JAKARTA Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, telah memicu banjir besar yang melanda sembilan kecamatan. Di sisi lain, tanah longsor yang terjadi di beberapa desa memperburuk situasi. Pemerintah Kabupaten Domino88 Landak bersama relawan berupaya keras menangani dampak bencana dengan evakuasi dan distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau.
Di tengah bencana yang melumpuhkan aktivitas warga, sebuah kisah unik datang dari seorang penjual gorengan yang tetap berjualan meski air sudah mencapai dada orang dewasa. Pembelinya pun rela antre menunggu gorengan dibikin.
Banjir yang berlangsung sejak 21 Januari 2025 ini menyebabkan ribuan warga mengungsi. Namun, suasana tetap hidup dengan keberadaan gorengan hangat seperti pisang, tempe, dan sempol yang menjadi pelipur lara di tengah cuaca dingin.
Penjual Gorengan yang Bertahan di Tengah Banjir
Meskipun air telah mencapai setinggi dada orang dewasa, seorang penjual gorengan di Kabupaten Landak terus melayani pelanggannya. Gorengan seperti pisang, tempe, dan sempol menjadi makanan favorit, terutama di tengah cuaca Domino88 dingin akibat banjir.
Mengutip video TikTok Aming Bangor, pembeli gorengannya antre, menunjukkan bagaimana warga tetap mencari kehangatan dalam bentuk sederhana. Video yang menunjukkan penjual gorengan tetap buka kedai ini pun ramai dikomentari warganet.
“Ini definisi buka setiap hari kecuali hari kiamat,” komentar pemilik TikTok bernama adz.
“Justru kalau lagi banjir terus jualan begitu malah bakal laris banget, karena orang-orang pada nyari makanan,” tulis pemilik akun TikTok bernama Aku siapa?
“Hai guys ini saya yang jualan. Terima kasih untuk semuanya. Minta doanya juga untuk kami di Kabupaten Landak. Semoga airnya segera surut dan kami semua tetap sehat,” tulis sang penjual gorengan melalui akun TikTok bernama Garasi Slow, Senin (27/1/2025).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar