Kamis, 15 Mei 2025

Misteri Jembatan Sembayat, Warisan Daendels yang Dihantui Tragedi dan Mitos

 

Konstruksi jembatan ini awalnya dinamakan DOMINO88 jembatan gladak. Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Manyar dengan Bungah di atas aliran Bengawan Solo.
di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar infrastruktur penghubung antarkecamatan. Jembatan ini dibangun pada 1808 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels.

Jembatan sepanjang 350 meter ini menyimpan sejarah kelam kerja rodi, kisah mistis buaya putih, dan reputasi sebagai lokasi bunuh diri dengan korban yang kerap hilang tanpa jejak. Jembatan sembayat merupakan bagian dari proyek Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan yang dibangun Daendels.
Mengutip dari berbagai sumber, pembangunannya melibatkan kerja paksa (rodi) ribuan warga lokal dengan kondisi tidak manusiawi. Banyak pekerja yang tewas akibat kelelahan, kelaparan, atau bahkan dijadikan tiang pancang hidup untuk memperkuat pondasi jembatan.

Konstruksi jembatan ini DOMINO88 awalnya dinamakan jembatan gladak. Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Manyar dengan Bungah di atas aliran Bengawan Solo.

Sejak dibangun, jembatan telah mengalami empat kali perubahan posisi dan pada 2018 berubah menjadi dua jalur terpisah untuk arus lalu lintas Gresik-Lamongan. Masyarakat di sekitar jembatan sembayat memiliki kepercayaan tentang penunggu gaib yang menjaga jembatan tersebut.

Mereka percaya ada sosok buaya putih yang muncul sebagai pertanda akan terjadi korban jiwa, terutama sebelum kasus bunuh diri atau orang hilang. Selain itu, Bengawan Solo diyakini sebagai bekas jalur ular raksasa dari Solo yang sedang mencari Putri Kerajaan Solo yang hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...