Minggu, 08 Juni 2025

Diupah Rp18 Juta per Bulan, Sejumlah Preman Duduki Lahan Warga di Pekanbaru


Tim Rabu Anti Geng dan Anarkisme (RAGA) Polresta Pekanbaru bekuk 5 pria melakukan aksi premanisme di Kelurahan Sri Meranti, DOMINO88 Kecamatan Rumbai Pesisir. Mereka disewa Rp18 juta oleh seorang warga berinisial MYS menjaga lahan yang tengah berkonflik.

MYS mengklaim lahan dimaksud milik keluarga istrinya. Ternyata ada sekitar 4 warga lain yang mengklaim punya alas hak berupa surat keterangan ganti rugi (SKGR).

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Komisaris Bery Juana Putra SIK, tersangka MYS menyewa sejumlah preman agar lahan tersebut tidak diganggu. Di atas lahan juga didirikan pondok atau bangunan semi permanen.

"Ada pondok untuk 5 preman ini," kata Bery, Selasa petang, 3 Juni 2025.

Preman bayaran ini tidak hanya melarang pemilik SKGR masuk tapi juga warga lainnya. Hal ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar karena mereka tidak segan-segan mengancam menggunakan senjata tajam.

Bery menjelaskan, MYR merupakan suami dari perempuan inisial N. Inisial dimaksud merupakan anak dari L yang mengaku sebagai pemilik lahan di kelurahan tersebut.

Tersangka MYR menyerahkan Rp18 juta kepada tersangka S sebagai koordinator preman penjaga lahan. Tersangka S kemudian mengajak Senin orang, masing-masing berinisial DM, GP dan ES.

"Uang tersebut untuk menjaga lahan sebulan, ini sudah masuk bulan kedua," kata Bery.

Sita Senjata Tajam

Dalam kasus ini, Tim RAGA menyita senjata tajam serta barang bukti lainnya. Adapun para pelapor, masing-masing ada yang punya 2 hektare dan ada 1 hektare di lahan yang dikuasai para tersangka.

Bery mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan cara premanisme dalam menyelesaikan masalah. Ada jalur yang bisa ditempuh, baik itu secara pidana ataupun perdata.

"Lakukan sesuai prosedur, Tim RAGA tidak akan mentolerir premanisme dan anarkisme karena atensi khusus dari Kapolda Riau, jangan terulang lagi karena akan ditindak tegas, termasuk yang membiayai," tegas Bery.

Bery belum bisa memastikan apakah preman bayaran ini terafiliasi ke salah satu organisasi masyarakat di Pekanbaru. Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru masih melakukan pendalaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...