Minggu, 03 Agustus 2025

Serangan Udara Junta Myanmar di Tambang Rubi yang Dikuasai Pemberontak Tewaskan 13 Orang

 

Serangan udara yang dilancarkan junta militer Myanmar di kawasan pertambangan rubi yang dikuasai kelompok pemberontak telah menewaskan 13 orang pada 2 Agustus 2025. Informasi tersebut disampaikan domino88  oleh seorang warga setempat dan juru bicara kelompok oposisi bersenjata.

Sejak kudeta militer pada 2021, Myanmar terjerumus dalam perang saudara yang sengit. Militer menghadapi perlawanan dari gerilyawan pro-demokrasi yang bersekutu dengan kelompok-kelompok etnis bersenjata, yang selama ini telah berkonflik dengan pemerintah pusat.

Awalnya, upaya perlawanan mereka tersebar dan terhambat, namun sejak akhir 2023, serangan gabungan berhasil merebut banyak wilayah strategis, termasuk kota Mogok—pusat perdagangan rubi terkenal di Myanmar, dikutip dari laman Straits Times, Minggu (3/8/2025).

Myanmar dikenal kaya akan batu permata dan mineral langka, yang menjadi sumber pendanaan utama bagi berbagai faksi yang bertikai. Hasil tambang tersebut umumnya dijual ke negara tetangga, Tiongkok.

Juru bicara junta militer belum memberikan pernyataan terkait serangan ini.

Seorang warga Mogok yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan mengatakan bahwa serangan udara terjadi sekitar pukul 08.15 pagi waktu setempat. Ia menyebutkan, tujuh orang tewas seketika di lokasi, sementara enam lainnya meninggal karena luka-luka.

Biksu Jadi Korban

Di antara korban tewas terdapat seorang biksu Buddha yang sedang mengumpulkan derma, serta seorang ayah dan anak yang tengah berboncengan sepeda motor.

"Sebuah mobil yang kebetulan melintas juga terkena serangan," ungkapnya.

"Tujuh orang luka-luka, termasuk pengemudi kendaraan tersebut."

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA), Lway Yay Oo, yang saat ini menguasai Mogok sejak pertengahan 2024, membenarkan jumlah korban tewas, namun menyebutkan ada 14 orang yang mengalami luka-luka.

"Serangan udara itu menyasar area publik di pagi hari," ujar Lway Yay Oo.

"Banyak warga sedang berjalan domino88 di jalanan saat itu, sehingga korban jiwa cukup banyak."

Militer Myanmar sendiri sempat terdesak oleh gempuran serangan gabungan para pemberontak. Namun, untuk memperkuat barisan, mereka memberlakukan wajib militer.

Dalam beberapa pekan terakhir, pasukan junta berhasil merebut kembali beberapa permukiman strategis di Myanmar tengah, termasuk kawasan tambang emas Thabeikkyin yang dikuasai setelah pertempuran selama satu tahun dan direbut kembali pada akhir Juli lalu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...