Ide unik tapi tak biasa ternyata bisa menghasilkan kesan dan apresiasi tak terduga. Hal itu dirasakan Putri Nadea setelah akad nikahnya dengan Helmi Malik yang berkonsep nonton bioskop menjadi viral. Padahal, pernikahan itu digelar pada Desember 2023 lalu.
Kepada Lifestyle Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia, Rabu, 5 Oktober 2025, Putri mengungkapkan latar belakang ide tersebut. "Awalnya kita tertarik dengan venue auditorium Hotel Trembesi, terus ngebayangin aku as bride bisa turun dari tangga dengan iringan lagu dan disorot lampu," tuturnya.
Imajinasi sinematik ini dom88 diperkuat dengan susunan bangku tamu yang berundak atau meninggi, khas bioskop atau auditorium. Kondisi ini secara otomatis memecahkan masalah umum di banyak pernikahan, yaitu pandangan tamu yang terhalang.
"Di sisi lain, tamu bisa duduk tenang di kursi yang disediakan dikarenakan bangkunya meninggi. Jadi, tamu bisa liat semua juga ke panggung. Semua situasi tersebut membuat suasana penikahan (akad) seperti sedang menonton teater atau bioskop," sambungnya.
Lebih dari sekadar estetika, konsep ini memiliki akar emosional yang kuat. "Dikarenakan first date di bioskop," kenang Putri.
Kenangan romantis pertemuan pertama di gelapnya ruang teater menjadi inspirasi utama. Selain itu, pasangan ini memang memiliki passion untuk hal-hal yang tidak biasa. "Kami juga memang suka membuat konsep pernikahan atau acara yang fresh dan antimainstream," tutur Putri.
Mimpi Akad Nikah Unik Didukung Keluarga
Semangat untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda ini ternyata disambut baik keluarga kedua belah pihak. "Orangtua juga setuju karena tempatnya adem dan semua bisa duduk (tidak merepotkan tamu)," ucapnya.
Mewujudkan konsep pernikahan bioskop tentu membutuhkan penyesuaian, terutama pada detail dekorasi. Putri dan Helmi memilih konsep yang sangat minimalis dan sakral. Fokus utama diletakkan pada penciptaan suasana, bukan kemewahan dekorasi.
"Jujur kalo dekorasi di ruang auditorium nya sangat sederhana, karna cuma akad aja, tapi justru ini yg membuat momen nya sangat sakral, tenang, dan haru," jelas Putri.
Kesederhanaan ini justru memperkuat esensi akad nikah, memastikan bahwa perhatian penuh tamu terfokus pada momen suci yang berlangsung di panggung utama. Elemen pencahayaan, siluet, dan efek akustik auditorium bekerja bersama-sama untuk menciptakan aura layaknya pertunjukan utama.
Meskipun tantangan dekorasi terbilang minimal karena venue mendukung, ada satu tantangan yang harus dihadapi mempelai wanita demi kelancaran grand entrance sinematiknya. Demi memberikan kejutan, Putri harus menunggu di balik panggung.
"Itu sebenernya adalah tangga emergency, jadi lumayan gerah dan tidak terlalu proper untuk menunggu. Tapi demi kelancaran acara, semua dilakukan," ujar Putri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar