Minggu, 15 Juni 2025

Viral iPhone Penumpang Hilang di Pesawat Garuda, Anggota DPR Ini Juga Pernah Alami

 

Seorang penumpang Garuda Indonesia bernama Michael Tjendara mengalami kejadian kurang menyenangkan saat melakukan penerbangan GA716 rute Jakarta-Melbourne pada Jumat 6 Juni 2024. Telepon seluler (Ponsel) iPhone miliknya hilang.

Kasus ini viral di media sosial. Michael mengaku kehilangan iPhone miliknya setelah pesawat mendarat di Melbourne, Australia. domino88 Ponsel tersebut hilang dari kantong kursi pesawat setelah ia berpindah tempat duduk.

Terkait kejadian ini, Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah menyatakan prihatin. Menurutnya, indisen ini telah mencoreng citra pelayanan maskapai nasional. Dia pun mendorong agar maskapai Garuda Indonesia melakukan evaluasi yang serius terhadap etika dan profesionalitas awak kabin.

"Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Keamanan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama dalam layanan penerbangan. Jika benar ada kelalaian atau bahkan unsur kesengajaan dari kru, tentu saja harus diusut tuntas," ujar Imas di Jakarta, Selasa (10/6/2025) kemarin.

Politikus PKB itu menyatakan, maskapai pelat merah seperti Garuda Indonesia harus menjadi contoh dalam menjaga standar pelayanan dan integritas.

Pernah Kehilangan HP di Ruang Tunggu Maskapai Garuda

Terlebih, Imas juga mengaku pernah mengalami hal serupa di masa lalu. "Saya dulu pernah juga mengalami kehilangan HP, bedanya masih di ruang tunggu Garuda di Bandara Bali. Dan setelah cek di CCTV ternyata ketahuan siapa yang mengambil. Ya sama, petugas juga," ungkapnya.

"Nah, saya harap ini tidak kembali domino88 terjadi, pastikan betul integritas seluruh kru Garuda dijaga. Saya nggak kebayang kalau sampai tamu dari luar negeri yang mengalami," ujarnya.

Iman menegaskan, hal ini bukan hanya soal kehilangan barang. Namun, soal kepercayaan publik terhadap Garuda.

Dia mendorong dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap SOP penanganan barang milik penumpang serta pelatihan ulang etika dan integritas untuk seluruh awak kabin.

"Sebagai maskapai kebanggaan nasional, Garuda tidak boleh memberi ruang terhadap perilaku tidak etis dari personelnya," ujarnya.

"Jadikan kasus ini momentum perbaikan menyeluruh, bukan hanya penyelesaian kasus individual. Harus ada jaminan bahwa kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan," katanya memungkasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...