Selasa, 05 Agustus 2025

Nasib Polisi di Makassar yang Bentak Warga Hendak Lapor Kasus Pencurian

 

Seorang anggota polisi berinisial Briptu AL diperiksa Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Makassar setelah diduga membentak warga yang hendak melaporkan kasus pencurian. Kejadian itu pun sempat viral di berbagai platform media sosial.  

Insiden itu terjadi domino88  di Mapolsek Manggala pada Sabtu (2/8/2025). Korban yang diketahui merupakan seorang guru berinisial EB mendatangi kantor polisi bersama suaminya untuk melaporkan pencurian yang mereka alami sehari sebelumnya.

Sebelum laporan diterima, EB diminta melengkapi sejumlah persyaratan. Saat proses itulah, Briptu AL diduga memperlakukan EB secara kasar dan membentaknya di ruang pelayanan. Pengakuan korban kemudian viral di media sosial. 

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan kejadian tersebut. Dia langsung mengambil langkah tegas. Briptu AL diperiksa Propam Polrestabes Makassar. 

"Yang bersangkutan sudah diperiksa. Informasinya, korban memang hendak membuat laporan karena mengalami pencurian," kata Arya kepada wartawan, Senin (4/8/2025).

Jangan Sakiti Hati Rakyat

Arya menjelaskan EB dan Briptu AL juga telah dipertemukan untuk dilakukan mediasi. Hasilnya, kedua belah pihak pun sepakat untuk saling memaafkan. Meski demikian, Arya menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap Briptu AL tetap dilanjutkan. 

"Pelapor sudah memaafkan, namun proses tetap kami lanjutkan. Sanksi tetap diberikan sebagai bentuk pembinaan dan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang," ucapnya.

Arya menambahkan bahwa permintaan maaf domino88  dan pernyataan damai akan menjadi pertimbangan dalam menentukan sanksi yang bakal diberikan kepada Briptu AL. Meski begitu hal itu tidak menghapus tanggung jawab etik anggota.

"Pernyataan memaafkan itu hanya meringankan, bukan menghapuskan sanksi," tegasnya.

Dia pun mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Arya juga meminta agar anggota polisi di Makassar tidak menyakiti hati rakyat.  

"Layani masyarakat dengan sopan dan ikhlas. Sekalipun kita belum tentu bisa langsung menangkap pelaku kejahatan, setidaknya dengarkan keluhan mereka. Jangan sakiti hati rakyat," tutup Arya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...