Jumat, 03 Oktober 2025

Kisah Tim SAR Merayap hingga Tengkurap Berjam-Jam Selamatkan Korban Ponpes Al Khoziny

 

mengungkapkan kesulitan Tim SAR dalam menyelamatkan korban reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. dom88 Memasuki hari ketiga evakuasi, tim SAR menghadapi medan sulit untuk mencapai para korban.

Direktur Operasi Basarnas sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan timnya harus merayap dan tengkurap berjam-jam untuk mengevakuasi korban yang berada di Site 1.

“Medan sangat sulit. Galian hanya berdiameter 60 cm dan kedalaman 80 cm, sehingga personel harus merayap bahkan tengkurap berjam-jam untuk mencapai korban,” imbuh Yudhi pada Kamis (2/10).

7 Korban Dievakuasi

Tim SAR gabungan mengevakuasi tujuh korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Dari tujuh korban yang berhasil dievakuasi, ada sebanyak lima orang selamat dan dua korban meninggal dunia.

"Seluruh korban ditemukan di sektor pencarian Site A1," ujar Yudhi.

Evakuasi Berlangsung Maraton

Rangkaian evakuasi dimulai pada pukul 14.48 WIB dengan ditemukannya korban ke-12 dalam kondisi meninggal dunia. Selang 30 menit kemudian, pukul 15.22 WIB, harapan muncul ketika Haikal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Evakuasi berikutnya berlangsung dom88 maraton. Pukul 18.05 WIB, Muhammad Wahyudi berhasil dikeluarkan selamat, disusul Al Fatih pukul 18.40 WIB dalam kondisi selamat. Namun, 10 menit kemudian korban ke-16 ditemukan meninggal dunia.

"Tim SAR berhasil menyelamatkan Putra pukul 19.16 WIB, dan terakhir Rosi pukul 20.20 WIB juga berhasil dievakuasi selamat," ucap Yudhi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terungkap Fakta Baru di Balik Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  Jadi intinya... Rekonstruksi pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN MIP digelar dengan 17 tersangka. Rekonstruksi mengungkap penculikan MIP di...